berita2.com (Surabaya): Ke measjid bukannya salat malah mencuri kotak amal. Seorang pria dengan kondisi babak belur diperiksa di ruang penyidik reskrim Polsek Jambangan, Selasa (25/5). Pria tersebut digebuki massa usai kepergok mencuri uang di kotak amal Musholla.
Tersangka adalah Sugiarto (52) warga Mastrip, Karangan, Probolinggo. Akibat hajaran warga tersebut, tersangka yang sudah dikaruniai 3 anak ini mengalami luka lebam di wajah, dada, punggung dan kaki. Kapolsek Jambangan AKP Mulyadi mengatakan, tersangka kepergok mencuri uang di kotak Amal Musholla Miftahul Jannah di Jalan Pagesangan. "Modus yang dilakukan tersangka ini dengan cara berpura-pura sholat. Waktu itu, tersangka berpura-pura sholat ashar," kata Mulyadi.
Seusai mengambil air wudhu, tersangka bukannya salat melainkan mengambil tang dan obeng lalu mencongkel kotak amal. Selanjutnya tersangka mengambil uang sebesar Rp 149 ribu yang berada di dalam kotak amal. Namun baru saja mengambil uang, perbuatan tersangka dipergoki Titik Priatin (48) warga Pagesangan yang sedang menunaikan sholat ashar. Seusai kepergok, tersangka panik.
"Setelah itu tersangka lalu menyeret korban ke tempat imam. Di sana tersangka lalu mencekik leher korban dan menyekapnya. Setelah itu, tersangka kabur," ujar Mulyadi.
Melihat tersangka melarikan diri, korban dengan cepat berteriak maling. Teriakan ini didengar warga sekitar. Waa lalu mengejar tersangka dan berhasil menangkapnya. Warga yang kesal lalu menghajarnya hingga babak belur.
Beruntung di sekitar lokasi melintas anggota reskrim Polsek Jambangan yang sedang patroli. Tersangka lalu diamankan dan digelandang ke Polsek guna dilakukan pemeriksaan.
Kepada penyidik, Sugiarto mengaku datang ke Surabaya untuk mencari pekerjaan. "Tapi kerja gak dapat-dapat hingga uang saya habis. Terpaksa mencuri uang kotak amal Musholla," imbuhnya.