Jember, (berita2.com): Sebanyak 320 ribu warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas warga yang tinggal di kabupaten setempat.
Kepala Badan Kependudukan dan Catatan Sipil (Bapenduk Capil) Jember, Hendroyono, Senin mengatakan jumlah warga Jember secara keseluruhan mencapai 2,3 juta orang, namun jumlah warga yang wajib memiliki KTP sebanyak 1,6 juta jiwa.
"Saya memprediksi warga yang tidak memiliki KTP sebanyak 20 persen dari 1,6 juta jiwa yakni sekitar 320 ribu jiwa," kata Hendroyono.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan warga Jember tidak memiliki KTP karena malas mengurus KTP di kantor Bapenduk Capil setempat dan merasa tidak memerlukan KTP.
"Padahal sesuai aturan warga yang berusia 17 tahun wajib memiliki KTP sebagai identitas wajib kependudukan di suatu daerah," katanya.
Ia menjelaskan, jumlah warga yang tidak memiliki KTP di Kabupaten Jember cukup banyak karena sebagian besar warga di pelosok desa enggan untuk memproses KTP, padahal prosedur membuat KTP tidak rumit.
"Biasanya warga beramai-ramai membuat KTP apabila ada bantuan pemerintah yang mewajibkan penerima bantuan mengambil bantuan itu dengan KTP," katanya.
Sejauh ini, kata dia, banyak warga Jember yang membuat KTP dengan meminta bantuan tetangga atau orang lain sebagai calo KTP sehingga biaya pembuatan KTP membengkak.
"Kalau warga mengurus KTP sendiri lebih mudah dan tidak mengeluarkan biaya banyak, namun terkadang warga malas untuk antre di kantor Bapenduk," katanya.
Ia berharap masyarakat Jember sadar tentang pentingnya memiliki KTP sehingga jumlah warga Jember yang tidak memiliki KTP berkurang.
"Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki KTP sebagai identitas warga Jember, namun masih saja sebagian warga tidak peduli untuk memiliki KTP," katanya.
Sementara Ketua Komisi A DPRD Jember, Muhammad Jufriadi, menilai masyarakat yang enggan membuat KTP karena kemungkinan prosedurnya berbelit-belit dan rumit di kantor Bapenduk sehingga warga malas untuk mengurus KTP sendiri.
"Kami mendapatkan keluhan dari sebagian warga yang menyatakan proses mengurus KTP agak rumit," katanya.
Ia berharap instansi terkait bisa mempermudah masyarakat Jember untuk membuat KTP sehingga banyak warga yang sadar dan bersedia untuk mengurus KTP sendiri.(*ek)


















