Cikarang, Bekasi, (berita2.com): Warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mendesak pemerintah setempat mengambil langkah antisipasi bencana banjir, sehubungan mulainya musim hujan di sejumlah kawasan.
"Bila durasi hujan lebih dari satu jam, perumahan kami sudah dipastikan akan banjir. Kemarin saja, saluran air sudah meluap dan airnya tumpah ke jalan akibat hujan selama setengah jam," ujar Karyadi (45), warga Perumahan Graha Cikarang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Senin.
Menurutnya, banjir di kawasan tersebut berasal dari Kali Cilemah Abang, yang meluap ke perumahan, di antaranya di jalan Bumi dan beberapa kampung di Desa tersebut.
"Kurang lebih di perumahan ini ada sekitar 300 KK, belum termasuk warga di kampung sebelah. Setiap tahun banjir rata-rata setinggi lutut orang dewasa," katanya.
Kepala Desa Mekar Mukti, Sein Kodir, membenarkan hal tersebut. Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Bekasi segera membuat tanggul untuk mengantisipasi luapan Kali Cilemah Abang, sebelum musim hujan tiba.
"Jika tanggul tidak segera ditinggikan, maka air luapan Cilemah abang akan mengalir ke Perumahan dan perkampungan yang berada di Desa Mekar Mukti. Kondisi ini rutin setiap tahun pada musim hujan," katanya.
Sementara itu, kekhawatiran musibah banjir juga dirasakan oleh warga Perumahan Telaga Murni, Kelurahan Telaga Murni, dan Kampung Wangkal, Desa Kali Jaya, Kecamatan Cikarang Utara.
"Banjir di Perumahan Telaga Murni, bisa sebatas dengkul orang dewasa. Saya sering menerima laporan korban banjir khususnya dari warga yang tinggal di jalan utama perumahan Telaga Utama yang mengarah ke blok C," kata Camat Cikarang Barat, Drs. Rusbana.
Menurutnya, banjir yang terjadi di kawasan tersebut diakibatkan oleh sarana saluran air yang tidak berfungsi. "Dulunya kawasan ini adalah rawa, sehingga tidak aneh bila mudah tergenang oleh air hujan," katanya.
Guna antisipasi banjir, Rusbana mengaku telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaiki saluran air (selokan) dan kerusakan jalan akibat kikisan genangan air.
"Banjir selalu datang saat musim hujan. Saya sudah berkoordinasi dengan Pemkab dan pihak pengembang untuk memperbaiki sarana saluran air dan jalan yang rusak. Mudah-mudahan rampung sebelum akhir tahun ini," katanya.(*ek)


















