Sukabumi, (berita2.com) : Hujan yang menguyur wilayah Sukabumi menyebabkan dua objek wisata di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terisolir akibat tanah longsor menutupi badan jalan yang menuju Bumi Perkemahan (Buper) Cinumpang dan Curug Sawer.
Hingga Sabtu petang sejumlah warga bergotong royong membersihkan tanah longsoran tersebut sambil menunggu alat berat akan didatangkan oleh Pemkab Sukabumi.
Salah seorang warga kampung Cijagung Desa Gede Pangrango, Arief (30) mengatakan, hujan yang terus mengguyur wilayah Sukabumi sejak Jumat (12/2) lalu itu menyebabkan tanah tebing setinggi 20 meter tergerus dan longsor, sehingga menutupi badan jalan menuju Buper Cinumpang dan Curug Sawer.
"Akibatnya, sejumlah pengunjung tidak bisa masuk dan keluar dari dua objek wisata tersebut," kata Arief yang tengah membereskan longsoran tanah itu.
Menurut dia, peristiwa longsoran itu terjadi pada Jumat (12/2) malam pukul 20.00 WIB, namun pada Sabtu dinihari pukul 03.00 WIB, tebing kembali longsor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Warga lainnya Hengki (45) mengatakan, warga sekitar telah melaporkan tentang tertimbunnya ruas jalan menuju buper Cinumpang kepada Pemkab Sukabumi, bahkan pada Sabtu pagi sudah ada dari pihak Pemkab Sukabumi yang meninjau lokasi itu.
"Rencananya, Sabtu sore akan didatangkan bantuan alat berat seperti buldozer untuk kembali membuka ruas jalan. Namun sambil menunggu kami bersama-sama warga berusaha membuka jalan untuk masyarakat," katanya.(*un)


















