Depok, (berita2.com): Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail mengatakan saat ini Pemerintah Kota masih kekurangan tenaga sebanyak 7.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
"Kita masih kekurangan tenaga PNS sebanyak 7.000 orang," kata Nur Mahmudi, usai melantik 529 calon pegawai negeri sipil (CPNS), di Aula Balaikota, Depok, Jumat.
Menurut dia, tahun ini telah mengajukan permintaan 7.000 PNS, namun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) hanya memberikan 651 kuota PNS untuk Kota Depok.
"Kita memang mengajukan permintaan tambahan 7.000 PNS namun yang disetujui adalah sebanyak 651 PNS," jelasnya.
Jumlah tersebut lanjut mantan presiden Partai Keadilan tersebut merupakan peningkatan dibandingkan tahun lalu yang hanya disetujui sebanyak 436 PNS.
Lebih lanjut ia mengatakan dari 529 PNS yang baru saja dilantik terdapat 189 PNS fungsional. Artinya, mereka tidak perlu mendapatkan jabatan untuk meraih uang tunjangan karena mereka memang telah mendapatkan tunjangan kerja.
Dia mengatakan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dirinya juga tidak diperbolehkan oleh undang-undang untuk mengangkat tenaga kerja kontrak (TKK). Solusi untuk mengatasi itu, terang Nur Mahmudi, ialah dengan memaksimalkan PNS yang ada.
Wali Kota Depok mengatakan para pegawai tersebut dapat melaksanakan tugas dan pengabdiannya dengan baik dimanapun mereka ditempatkan sehingga dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
"Kami berharap kehadiran saudara dapat semakin meningkatkan kinerja pemerintahan sehingga dapat lebih dirasakan oleh masyarakat Depok," harapnya.(*ek)


















