berita2.com (Lomongan, Jawa Timur): Mansyur (23) warga Desa Karang Widoro ditemukan sudah tak bernyawa lantaran nekad menghadang laju kereta api di lintasan kereta api yang tak berpalang pintu, tepatnya di perlintasan Desa Surabayan Kecamatan Sukodadi Kamis 28 April 2011.
Menurut beberapa saksi mata menyebutkan bahwa warga sudah berteriak mengingatkan korban, namun korban tetap saja nekad menabrakkan diri saat kereta api sedang melaju kencang. Tak ayal, tubuh korban terpental beberapa meter dan langsung tergeletak tak bernyawa. Warga yang saat itu berada agak jauh dari korban tak sempat menyelamatkannya.
Oleh warga, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Kepolisian Sektor Sukodadi, tak berselang lama, petugas Polsek Sukodadi langsung datang ke lokasi kejadian guna mengidentifikasi korban. Dan dari hasil identifikasi, korban diduga sengaja bunuh diri lantaran tekanan ekonomi.
Sebab, di saku calana korban polisi menemukan surat yang diduga ditulis korban. Isi surat tersebut antara lain berisi permintaan maafnya kepada orangtuanya, lantaran dirinya sering merepotkan.
Dari hasil olah TKP petugas, diketahui korban tewas di lokasi kejadian dengan beberapa luka dan patah di bagian tangan akibat berbenturan dengan kereta api. Selanjutnya polisi membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Lamongan untuk dilakukan otopsi. (saiq)


















