berita2.com (Bojonegoro, Jawa Timur): Penemuan jasad kakak beradik yang terjun di jembatan Bengawan Solo membuat keluarga almarhum merasa lega. Karena hari ini Selasa 12 April 2011, kedua jenasah kakak beradik yang terjun di Bengawan Solo tersebut berhasil ditemukan warga dan tim SAR.
Pada pukul 06.30 wib salah satu warga Desa Pilangsari, Kecamtan Kalitidu ini menemukan jasad sukanti di yang menepi di Sungai Bengawan Solo. Penemuan tersebut langsung dilaporkan pada petugas kepolisian .
Petugas bersama keluarga dan masyrakakat mengangkat jasad korban, dan kemudian dibawa kerumah sakit untuk divisum “ Penemuan jasad sukanti pertama kali di temukan warga mas,”ungkap salah satu kerabat korban yang ikut mencari .
Mayat gadis ini tampak lebam dan masih lengkap menggunakan baju rompi putih dan celana pendek biru .”Tidak kita temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh sukanti “ kata kapolsek Kalitidu AKP Wijianto.
Selang beberapa jam kemudian warga juga dikejutkan dengan penemuan mayat Sutikno, kakak Sukanti. Lokasi pememuanya tidak jauh dari lokasi dia menceburkan diri "Korban Sutikno sudah ditemukan oleh warga. Lokasinya tidak jauh dari jembatan tempatnya menceburkan diri,” kata Kasiyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro,
Mendapat laporan tersebut, Tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah siswa kelas 3 SMK asal Desa Brabuhan, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro ini dilarikan ke puskesmas setempat untuk menjalani pemeriksaan.
Seperti diberitakan Sukanti nekat terjun ke Bengawan Solo karena patah hati. Dia kecewa berat setelah sang kekasih, Parjo memutuskan jalinan asmaranya. Dugaan tersebut diperkuat surat yang ditulis Sukanti. (mif)