berita2.com (Jombang, Jawa Timur): Ujian Nasional (UN) 2011 sebentar lagi akan dimulai, tentunya dengan aturan yang baru pula. Antara lain, tidak akan ada lagi ujian ulang bagi siswa-siswi yang gagal atau tidak lulus dalam unas, mendatang.
“Kalau dalam Unas 2011 ini ada yang tidak lulus, ya harus mengulang. Itu konsekuensi bagi para siswa, agar mereka lebih giat dalam belajar,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Muntholip, saat ditemui berita2.com, diruang kerjanya, Jumat 1 April 2011.
Hal ini, lanjut Muntholip, sesuai dengan peraturan menteri pendidikan nasional (permendiknas) 45/2010 tentang kriteria kelulusan dan permendiknas 46/2010 tentang pelaksanaan ujian nasional SMP dan SMA. “Pelaksanaan dan Kriteria Unas mengacu pada permendiknas 45/2010 dan 46/2010,” ujarnya.
Salah satu indikator kelulusan, imbuhnya, adalah gabungan antara nilai Unas dan nilai sekolah yang meliputi ujian sekolah dan nilai rapor. “Persentasenya, 60% dari unas, dan 40 % dari ujian sekolah dan rapor. Dengan nilai rata-rata minimal untuk lulus adalah 5,5,” ucap pria berkaca mata, ini.
Mengenai kesiapan, Muntholip mengatakan, secara materi dan persiapan Jombang sudah siap. Karena, lanjutnya, berbagai latihan dan try out sudah kita lakukan untuk mengahadapi Unas 2011, ini. “Ngga ada masalah. Kita siap menghadapi Unas. Sekarang tinggal berdoa, mudah-mudahan semua lancar, mendapat nilai baik dan lulus,” pungkasnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















