berita2.com (Malang, Jawa Timur): Lomba PIK (Pusat Informasi dan Konseling) tingkat Jawa Timur, kota Malang menempatkan 2 wakil dalam 2 kategori. Penilaian PIK ini dilakukan oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (BKBPM) Provinsi Jawa Timur yang dilakukan di SMAN 8 dan Kelurahan Tanjungrejo.
2 kategori lomba PIK ini adalah kategori tegak dan tegar. Untuk kategori Tegak, SMAN 8 Malang masuk nominasi untuk bersaing dengan wakil dari Kediri dan Magetan. Sedangkan untuk kategori Tegar, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun bersaing dengan Jombang dan Jember.
PIK Konresa yang berhomebase di SMAN 8 layak untuk mewakili kota Malang dalam lomba ini. Trio Danu Kumbara, Ketua PIK SMAN 8 menjelaskan bahwa selama ini sudah menerima keluhan-keluhan seputar remaja. Penyalahgunaan narkoba, seks bebas, kesulitan belajar dan seputar pacaran menjadi terpecahkan dengan bantuan PIK ini. Tidak hanya dari siswa SMAN 8 saja yang minta konseling, namun juga sudah merambah sekolah lain seperti SMK 2, SMA BSS, SMP 4, SMK 3 dan SMA 4 bahkan ada yang mahasiswa.
Lebih lanjut Trio juga mengatakan bahwa curhat apapun akan dibantu semaksimal mungkin. “Kami selalu melakukan sosialisasi mengenai PIK. Sosialisasi tentang napza, resiko seks bebas, bahaya HIV-AIDS juga kami lakukan terus” kata Trio. Permasalahan dengan orang tua, teman, pacar adalah sebagian besar dialami para remaja, untuk itu Trio berharap tidak sungkan untuk berkonsultasi untuk menemukan solusinya.
Perjuangan pengurus PIK patut diajungi jempol karena mereka masih taraf usia remaja. Namun mereka bisa memberikan konseling pada temannya yang mengalami berbagai masalah. Sosialisasi mereka lakukan tidak hanya dengan penyebaran brosur saja, tetapi juga melalui radio sekolah, facebook, blog, twitter bahkan siaran di RRI Malang.
Dalam penilaian ini, PIK SMAN 8 juga mempamerkan berbagai produknya mulai dari berbagai macam permainan konseling, ada juga yang melakukan konseling pada temannya. Blog PIK juga ditampilkan selain update status facebook dan twitter.
Sementara I Nyoman Sedana, Kabid KB dan Reproduksi BKBPM kota Malang menyatakan bahwa PIK SMAN 8 dan Kelurahan Tanjungrejo merupakan pencapaian yang baik dari kota Malang. Disinggung mengenai kriteria penilaian, dia mengatakan bahwa syarat mutlak harus punya sekretariat, papan nama, konselor sebaya minimal 4 orang terlatih, 4 orang pendidik sebaya, dan ada internet.
Lebih lanjut Sedana merasa tidak sia-sia memberikan pelatihan kepada pengurus PIK selama ini sehingga bisa masuk nominasi ke tingkat Provinsi. Apabila dibandingkan dengan kota lain yang hanya punya satu wakil, kota Malang tentu tergolong sukses karena ada 2 wakil yang dinilai. Sedana juga berharap 2 wakil tersebut bisa lolos sehingga bisa maju ke lomba PIK tingkat Nasional.
Sedangkan Kepala Sekolah SMAN 8, Ninik Kristiani sangat berharap bisa lolos ke tingkat Nasional. Disinggung mengenai peluangnya, Ninik mengatakan optimis bisa memenangkan lomba PIK tingkat Jawa Timur ini. “Kerja keras pengurus PIK SMAN 8 sangat bagus dan kami sangat mendukung. Apabila berhasil tentu merupakan kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan kota Malang” pungkasnya. (heri)


















