berita2.com (Jombang, Jawa Timur): Akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur kota sntri beberapa hari terakhir, 4 desa yang ada di kecamatan Ploso yang terletak di utara sungai brantas di wilayah Kabupaten Jombang terendam banjir.
Mengetahui hal ini Komisi B DPRD Kab. Jombang turun ke lokasi untuk mengetahui secara langsung kondisi dan situasi masyarakat dan perkembangan terakhir di 4 desa tersebut.
“Desa Jati Gedong dan desa Banjar Agung serta dua desa yang lain tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. Untuk itu kami (Komisi B) ingin tahu secara langsung kondisinya, agar bias segera ditemukan solusi,” kata Untung Sutigno, salah satu anggota komisi B dari Partai PKPI, usai sidak ke lokasi banjir, saat ditemui berita2.com di ruangan komisi B, Senin siang 28 Maret 2011.
Banjir tersebut, lanjut Untung, mengakibatkan kegiatan perekonomian warga sekitar menjadi terganggu dan tidak bias seperti biasanya. “Yang jelas akibat banjir, perekonomian warga menjadi terganggu,” jelasnya.
Saat kunjungan komisi B ke Lokasi, sempat terjadi selisih pendapat antara warga korban banjir dan PT. CJI. Menurut beberapa warga, Untung menuturkan, salah satu penyebab banjir adalah menurunnya jembatan akibat dilalui oleh kendaraan berat milik PT. Cheil Jedang Indonesia (CJI) yang berlalu lalang setiap hari.
Namun, masih Untung, hal itu disergah oleh salah satu wakil dari CJI, yang mengatakan, bahwa banjir bukan dikarenakan kontur jembatan yang turun, tapi banyaknya sedimen yang ada di dalam sungai.
“Akan ada pertemuan lagi antara warga dan CJI setelah ini, untuk menemukan solusi. Termasuk salah satunya dengan membersihkan endapan yang ada disungai dan memebuat jalur baru untuk aliran ke sungai,” sambung Untung, menirukan ucapan perwakilan warga Desa Jati Gedong dan wakil CJI saat sidak.
Tak hanya itu, Untung menuturkan, curah hujan memang sangat tinggi beberapa hari ini. Tapi, pihaknya (komisi B) berjanji akan memfasilitasi dan menemukan solusi tentang masalah ini.
“Jadi bukan karena kontruksi bangunan jembatan yang turun, melainkan intensitas hujan yang sangat tinggi beberapa hari ini,” pungkas anggota fraksi Keadilan Persatuan.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















