berita2.com (Bojonegoro, Jawa Timur): Sedikitnya 115 rumah warga diterjang banjir bandang. 115 rumah tersebut berada di lima kecamatan yang tersebat diKabupaten Bojonegoro. Yakni kecamatan kepohbaru lima desa. Kecamatan ngraho dua desa. Kecamatan Kanor empat desa, kecamatan dua desa, kecamatan sumberjo empat desa.
Akibat banjir bandang tersebut lahan padi milik warga yang berjumlah 184 hektar terkena banjir bandang tersebut. Dari penuturan kasiyanto kepala badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Bojonegoro mengatan sejak pukul 01.00 wib dini hari tadi kenaikan air begitu cepat yang langsung mencapai siaga I. Kemudia pada jam 08.00 wib tadi sudah sudah siaga II.
Menurut kasiyanto jika tidak ada hujan lokal yang deras, dirinya memperkirakan aka nada penurunan. Karena yang berada di karangnongko yang terjadi antara pukul 09.00 wib hingga pukul 12.00 ini sudah mengalami penurunan air yang berada di bengawan solo yakni 26,79 psycall. Sebelumnya pada pukul 06.00 hingga pukul 09.00 wib pada kisaran 27.04 psycal.
“Kalau tidak ada hujan yang deras kemungkinan akan aman-aman saja” kata Kasiyanto. Hal itu karena tren yang dari hulu mengalami penurunan maka yang disini akan mengalami kenaikan. “Tapi hal itu tidak akan berlangsung lama” pungkas kasiyanto dikantornya .
Sementara dari data yang masuk selain akibat dari banjir bandang juga ada banjir yang disebabkan oleh luapan bengawan solo. Sedikitnya dua kecamatan yang berada di kabupaten Bojonegoro juga mengalami genangan akibat banjir tesebut. Yakni kecamatan dander dan kecamatan kalitidu.(mif)


















