berita2.com (Malang, Jawa Timur): Orasi Ilmiah Dies Natalis XXIX Politeknik Negeri Malang oleh Dr. Eng. Anggit Murdani, ST, M.eng mengambil judul Engineering Failure Analysis Pemahaman Konsep dan Peranannya dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi berjalan lancar dan dibacakan selama 30 menit.
Dalam paparan orasi ilmiahnya, Anggit terinspirasi dengan banyaknya kejadian kecelakaan kereta api, kapal laut dan pesawat terbang. Dengan demikian kejadian tersebut dapat di jadikan studi kasus untuk mendapatkan analisa kegagalannya. Dan ternyata kecanggihan teknologi juga perlu pemahaman disiplin ilmu dan teknologi. Sehingga didapatkan jalan pemecahan studikasus tersebut ditinjau dari sudut displin ilmu.
Pada kesempatan itu yang perlu ditekankan adalah tentang pentingnya penerapan kurikulum berbasis kompetensi industri dalam mendukung penguatan link and match. Seperti yang disampaikan Ketua Senat Politeknik Negeri Malang Ir. Tundung Subali Patma, MT, dalam sambutannya bahwa para alumni diharapkan dapat bersaing untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensinya dan kreatifitas serta punya jiwa wirausaha yang dapat berinovasi dalam rangka mengembangkan teknologi.
Orasi Ilmiah ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Dies Natalis Politeknik Negeri Malang yang ke 29. Berbagai kegiatan sudah disiapkan untuk merayakan Dies Natalis ini, “Ada 15 kegiatan yang sifatnya lokal dan nasional” terang Kepala Humas Polinema, Heryanto.
Kegiatan itu antara lain dari upacara, orasi ilmiah, seminar dan simposium, kegiatan sosial, seni budaya, pameran teknologi, lomba tingkat SLTA sampai dengan olah raga telah disiapkan. Kegiatan yang sifatnya nasional adalah simposium nasional yang akan dihadiri Mendiknas dan pameran nasional teknologi.
Sedangkan Dies Natalis Politeknik Negeri Malang yang ke 29 ini bertemakan Dengan semangat link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri kita tingkatkan mutu dan jiwa entrepreneur lulusan. (heri)