berita2.com (Malang, Jawa Timur): Ternyata sebelum ada Museum Satwa di Jatim Park II, ternyata di salah satu desa di Kecamatan DAU, Kabupaten Malang sudah ada Museum Zoology Fr. M. Vianney, BHK. Museum ini berdiri pada tahun 2004 oleh Fr. Clemens dibawah Yayasan Mardiwiyata.
Di desa Karangwidoro, museum ini mengoleksi ratusan bahkan ribuan hewan yang diawetkan. Koleksi hewan yang diawetkan puluhan tahun ini antara lain berasal dari Indonesia sendiri, Filiphina, Afrika dan Amerika.
Fr. Clemens sebagai Direkturnya mengatakan koleksi museumnya adalah molusca (siput, kerang), reptile, ular, buaya, mamalia, singa, ikan, burung. Selain hewan yang diawetkan ternyata museum ini juga mempunyai koleksi hewan yang masih hidup seperti ular, penyu, buaya dan burung.
Selain bisa menikmati berbagai koleksi hewan, museum ini juga menyediakan koleksi buku-buku dan eksiklopedi mengenai hewan dalam berbagai bahasa, antara lain memakai bahasa Inggris dan Belanda.
Yang harus diperhatikan apabila mau berkunjung adalah harus mempelajari koleksi hewan yang akan dipandu oleh petugas museum. Jangan coba-coba hanya untuk melihat-lihat koleksi pasti akan dianjurkan untuk belajar. Museum ini menerapkan pembelajaran, maka tidak mengherankan apabila rata-rata pengunjung adalah pelajar satu sekolah.
Fr. Clemens berharap museum ini dapat dijadikan wisata pembelajaran atau wisata edukasi, “Kami ingin berbagi ilmu dengan pengunjung, saya nggak mau ada pengunjung yang hanya melihat-lihat saja” terangnya.
Ini yang membedakan dengan museum yang lain. Dengan hanya biaya sukarela atau kalau rombongan sekolah rata-rata per anak dipatok Rp. 10.000,- sangatlah tidak rugi dengan ilmu yang kan didapat di museum zoology ini. (heri)