berita2.com (Malang, Jawa Timur): Sekitar 8 kilometer dari jalan utama menuju kota Batu, tepatnya ke selatan dari Taman Rekreasi Sengkaling. Anda akan mendapatkan tempat yang tidak kalah keindahannya dengan tempat rekreasi agro lainnya. Lebih alami, kental dengan aroma desa dan berbeda dengan agrowisata lain yang cenderung sudah ditata modern.
Tepatnya di desa Selorejo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Anda akan dimanjakan dengan area kebun jeruk seluas 240 hektar. Dengan hanya membayar tiket masuk 10.000 anda dapat makan buah jeruk ditempat maksimal 4 buah. Dan untuk dibawa pulang anda dapat membeli dengan harga yang terjangkau, hanya dengan 6 ribu untuk satu kilogram jeruk.
Wisata petik jeruk menawarkan buah jeruk jenis baby dan dikembangkan juga jeruk keprok. “Jeruk baby lebih enak dan tidak sakit diperut. Menurut penelitian jeruk baby lebih banyak vitaminnya dan baik untuk bayi” kata Suwaji, wakil dari pengelola. Suwaji juga mengatakan bahwa wisata jeruk ini juga sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Wisata edukasi, untuk pengenalan lingkungan dan tumbuhan.
Pengunjung banyak dari Malang sendiri dan luar kota seperti Surabaya. Tiap hari rata-rata pengunjung mencapai 100 hingga 200. Wisata petik jeruk sendiri dikelola oleh Gapoktan (Gabungan Kelompok Petani) jeruk desa Selorejo.
Sementara menurut Camat Dau, Drs. Firmando H. Matondang, wisata petik jeruk juga akan ditambah dengan wisata ternak. “Agar pembelajaran lingkungan tidak hanya melihat tanaman namun juga bisa belajar melihat ternak sapi dan kambing. Wisata edukasi sangat diminati masyarakat, dan tentunya kami berusaha membantu bagaimana mewujudkannya. Kalau memungkinkan nanti ditambah dengan area tracking ” tambah Firmando.
Jadi, untuk anda yang berkunjung ke Malang Raya khususnya ke Batu anda bisa menyempatkan diri mampir dan membawa pulang oleh-oleh jeruk dengan harga yang sangat terjangkau. Alternatif wisata dengan suasana pedesaan, hawa yang sejuk dengan pemandangan yang menarik, hanya di wisata petik jeruk desa Selorejo. (heri)