berita2.com (Sumenep, Madura): Sejumlah wartawan Sumenep nyaris saja tenggelam di perairan Kecamatan Kalianget, Madura, Jawa Timur. Sebab, kapal tradisional jenis 'tongkang' yang mereka tumpangi tiba-tiba mesinnya mati.
Para wartawan ini di antaranya, Ach Sa'ie wartawan Madura Channel TV Lokal Sumenep, Rahman wartawan TVRI, Samsul Arifin wartawan Harian Bhirawa, Roni Hartono wartawan JTV, Abdussalam Reporter Radio, Razak dan Fahrul. Para wartawan ini rencananya hendak meliput sebuah kapal pengangkut batu bara yang terdampar.
Saat dilakukan pengecekan oleh awak kapal, baling-baling kapal yang terbuat dari kayu yang mempergunakan mesin diesel ini tersangkut tali perahu.
Ach. Sa'ie, salah seorang wartawan TV Lokal Sumenep menjelaskan, sebelumnya tidak ada gejala kapal ini akan berhenti mendadak. Sebab, ketika berangkat kapal berjalan normal. Dia mengaku sempat panik saat kapal berhenti mendadak di tengah laut. Meski, beberapa jam kemudian mendapat pertolongan dari sejumlah kapal 'tongkang lainnya. "Kita dievakuasi hingga ke tepian pantai,'ungkapnya.
Di tempat yang sama, dalam beberapa hari terakhir ini sejumlah kapal memang terpaksa dikandangkan. Sejumlah awak kapal mengaku takut melakukan pelayaran. Sebab, kondisi gelombang air laut tinggi. Bahkan, kondisi cuaca di perairan kecamatan Kalianget-Kepulauan kabupaten Sumenep mulai mencekam.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya