berita2.com (Jombang): Dualisme kepengurusan yang terjadi di Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, memang patut disayangkan. Karena, tak bisa dipungkiri Undar merupakan Perguruan Tinggi yang paling lama di Kota Jombang, dan sudah banyak melahirkan tokoh-tokoh penting sejak berdiri pada18 September 1965.
Rektor Undar, Lukman Hakim Musta'in baru-baru ini memang telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham atas Yayasan Universitas Darul 'Ulum Trisula, yang berkedudukan di Jombang pada tanggal 25 Mei 2010, dengan nomor: AHU.3341.AH.01.04.Tahun.2010. Dengan dasar hukum ini, Gus Luk (panggilan untuk Lukman Hakim Musta'in) semakin gencar untuk meningkatkan dan mengembangkan pendidikan di Undar baik di Jombang atau di luar Kota Jombang.
Tak tanggung-tanggung ada 4 Kabupaten di Wilayah Kalimantan Tengah, yang saat ini menjalin kerjasama dalam bentuk kelompok belajar/ kuliah luar domisili. Antara lain, Kab. Sukamara, Kab. Kota Waringin Barat, Kab. Lamandau dan Kab. Seruyan, yang kesemuanya terletak di wilayah Kalimantan Tengah.
Kelompok belajar ini, Kata Gus Luk, bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Dan sudah dimulai sejak Tahun 2010, sesuai yang diatur dalam PP. No 17/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan. Semua itu, lanjut Gus Luk, didukung dengan tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya.
“Setelah 4 Kabupaten di Kalimantan Tengah, berikutnya kita akan ke Kota Tual untuk mengembangkan pendidikan dan daerah lain, sesuai dengan cita-cita pendiri Undar, DR.KH. Musta'in Romly ” katanya, Sabtu (4/9/2010) siang.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
































