berita2.com (Situbondo, Jawa Timur): Gunung Argopuro yang terletak di antara kabupaten Situbondo dan Probolinggo kembali memakan korban, 16 pendaki dari Mahasiswa Pecinta Alam ( Mapala) STAI Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Universitas Bondowoso tersesat di jalur Cisentor Krucil Probolinggo sejak Kamis siang (2/2/2012).
Tersesatnya para pendaki baru diketahui pada Sabtu malam (4/2/2012) pukul 17.00 WIB setelah 2 orang diantaranya berhasil turun dan meminta pertolongan pada petugas Pos KSDA Baderan kecamatan Sumbermalang Situbondo.
Petugas KSDA segera menghubungi Tim SAR BPBD Situbondo untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para korban yang masih tersesat di lereng Gunung Argopuro. Sekitar pukul 23.00 WIB, Tim SAR BPBD Situbondo berangkat ke lokasi hilangnya para korban.

Menurut Taufik (25), salah satu korban selamat menuturkan mereka berangkat sejak Rabu pagi (1/2/2012) dari Camp I Bremi kecamatan Krucil melalui jalurpenduduk dan tiba di Camp IV Cisentor pada Kamis sore (2/2/2012).
Setelah menginap semalam,pada Jum’at pagi (3/2/2012),13 pendaki melanjutkan pendakian ke puncak Gunung Argopuro, sedangakan 2 orang lainnya tetap berada ditenda karena salah satu teman mereka sakit.
Pada siang hari ketiga belas korban kembali ke tenda dan menemukan Zainul Arifin (23), teman mereka yang sakit telah meninggal dunia. Mengetahui hal itu, mereka berusaha mengevakuasi jenazah teman mereka.
Namun karena cuaca buruk, mereka tersesat di titik 1 km dari Camp Cisentor. Sementara korban Taufik dan Arief berhasil mencapai Pos Baderan pada Sabtu sore (4/2/2012) dan melaporkan kondisi teman-temannya yang masih tertahan di Cisentor. (gusti)
baca juga
*13 pendaki Gunung Argopuro berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat
*Tim SAR evakuasi 1 korban meninggal dan 13 korban selamat pendaki Gunung Argopuro
*Ayahnya sudah melarang Zainul daki Gunung Argopuro
*Tim SAR juga evakuasi rombongan pendaki asal Jakarta di Gunung Argopuro



















