berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas kembali melakukan investasi berupa pengadaan 2 unit Luffing Crane. Pengadaan alat bongkar muat yang dapat dipergunakan untuk melakukan kegiatan handling curah cair maupun kayu log itu merupakan bagian dari pelaksanaan modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terkait dengan Program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Hal itu diungkapkan Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha, Husein Latief, saat penandatanganan Surat Perjanjian Pemborongan (SP2) Pekerjaan Pengadaan 2 Unit Luffing Crane Untuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, antara PT Pelindo III (Persero) dengan Wika-Lelangon JO selaku rekanan dalam pengadaan 2 unit
Luffing Crane.
Nilai investasi yang dikeluarkan Pelindo III untuk mengadakan kedua alat itu mencapai Rp 45 miliar.
“Pengadaan 2 unit
Luffing Crane merupakan bagian dari modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas guna mendukung Program MP3EI terutama di koridor Jawa.
Beberapa program pengembangan telah disiapkan oleh Manajemen PT Pelindo III (Pesero) untuk menata dan memodernisasi Pelabuhan Tanjung Emas hingga tahun 2014 mendatang,” kata Kahumas Pelindo III Edy Priyanto, Jumat (3/2/2012).
Modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas terkait MP3EI, terbagi dalam 3 tahapan.
Tahap I (2010-2011) modernisasi dilakukan dengan melaksanakan pembangunan Dermaga Pelabuhan Dalam seluas 3.000 M2, meninggikan Lapangan Penumpukan Pelabuhan Dalam seluas 28.000 M3, Lapangan Penumpukan eks gudang Nusantara 02 dan 03 seluas 9.000 M2 serta meninggikan Lapangan Penumpukan seluas 2,7 Ha.
Pada tahap II (2011-2012) modernisasi dilakukan dengan meninggikan Lapangan Penumpukan Samudera seluas 1,54 Ha, meninggikan Dermaga Samudera seluas 1,4 Ha, dan membuat sistem polder guna mengatasi banjir rob.
Sedang pada tahap III (2012-2014) dilakukan Peninggian Dermaga Nusantara eks PLTU seluas 1,15 Ha dan lapangan penumpukan Pelabuhan Dalam 2 Ha, penambahan dermaga Pelabuhan Dalam seluas 1,05 Ha dan melanjutkan pembangunan sistem polder.
“Dengan upaya tersebut diharapkan kapal dan kendaraan yang masuk dan keluar pelabuhan lancar, mudah dan tidak terkena banjir rob, sehingga pelabuhan Tanjung Emas dapat optimal sebagai pendukung pembangunan perekonomian Jawa Tengah, termasuk mendukung pengembangan pariwisata Jawa Tengah,” terang Edy.
Hingga saat ini, Pelindo III telah melakukan investasi triliunan rupiah guna ikut menyukseskan program MP3EI yang dicanangkan oleh pemerintah.
Program-program tersebut antara lain Pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong Pelabuhan Tanjung Perak, Modernisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pengembangan Terminal Petikemas Pelabuhan Banjarmasin, Pengembangan Terminal Petikemas Pelabuhan Tenau Kupang, Pembangunan Pelabuhan Marina di Benoa dan Pembangunan Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa.
Seperti diketahui, bahwa terdapat 3 koridor ekonomi Indonesia yang berada dalam wilayah PT Pelindo III (Persero) yakni Jawa, Kalimantan, Bali-Nusa Tenggara. (iskandar)


















