berita2.com (Pasuruan, Jawa Timur): Pak ustad yang satu ini rupanya memiliki modus tersendiri untuk bisa menggauli murid-muridnya: mengajak murid wanita keluar kota lalu diajak menginap dengan alasan kemalaman. Sudah dua murid yang diperkosa dengan trik tersebut melapor ke polisi.
Seorang murid yang menjadi korban kebuasan seks pak ustad berinisial SR (21 tahun) menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya yang dilakukan oleh gurunya bernisial FR ketika melapor ke Polres Pasuruan pada Rabu (1/2/2012).
FR adalah seorang ustad di tempatnya menimba ilmu di Lumajang. Sekitar Juli 2010 lalu, SR diajak pelaku untuk menjenguk murid lainnya yang sedang sakit di Malang. Namun ketika dalam perjalanan, dengan dalih takut kemalaman, pelaku mengajak muridnya tersebut untuk menginap di rumah kerabat FR di daerah pesisir Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Layaknya tamu, SR pun disediakan kamar sendiri. Tengah malam ustad menyelinap ke dalam kamar, lalu mengancam akan membunuh SR jika tidak melayani nafsu birahinya. Beberapa bulan kemudian, September 2010 peristiwa tersebut kembali terulang di Lumajang dengan modus yang sama.
"Kejadian yang kedua juga di Lumajang. Saya juga diancam akan dibunuh" terang SR dengan mata berkaca-kaca di Mapolres Pasuruan. Hal yang sama juga dialami murid lainnya yakni HN (19). Modusnya pun sama. HN diajak pergi ke rumah kerabat pelaku di Pasuruan.
Dengan alasan takut kemalaman, pelaku mengajak korban menginap. HN juga mendapat ancaman akan dibunuh bila menceritakan peristiwa tersebut.
Kepada petugas, korban menunjukkan isi pesan singkat yang dikirim pelaku. "Ketika jimak dengan kamu, statusku bukanlah ustadmu namun suamimu," begitu isi pesan singkat pelaku.
Sementara itu Kanit PPA Polres Pasuruan Bripka Marti mengatakan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Untuk sementara kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan memeriksa keterangan saksi dan terlapor," jelas Marti.


















