berita2.com (Situbondo,Jawa Timur): untuk menjaga kemungkinan terjadinya banjir akibat meluapnya Kali Sampean yang membelah Kota Situbondo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo telah bersiaga penuh.
Tim Unit Reaksi Cepat Tanggap Bencana (URC Tagana) disiagakan dengan peralatan lengkap seperti jaket pelampung, perahu karet dan mobil angkutan untuk mengevakuasi warga ke tempat aman. Beberapa anggota tim ditempatkan di titik-titik rawan banjir.
Sementara itu Kepala BPBD Situbondo Zainul terus berkoordinasi dengan petugas Bendungan Sampean Baru di Klabang Bondowoso untuk mendapatkan informasi tentang perkembangan kondisi ketinggian air Kali Sampean yang berhulu di sana.
Ditemui Minggu dini hari (29/1/2012) pukul 01.00 WIB di Dam Pintu 5 Kotakan, Zainul menyatakan BPBD sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi kemungkinan terburuk akibat luapan Kali Sampean “Kami siap untuk mengevakuasi warga jika banjir datang nanti, diantaranya beberapa unit mobil untuk mengangkut warga yang tekena banjir ke daerah yang lebih aman” ujar Zainul.
“Saya terus berkoordinasi dengan petugas yang menjaga Bendungan Sampean Baru untuk mendeteksi kemungkinan datangnya banjir bandang. Untuk sementara ketinggian air di sana sudah turun ke batas aman, tapi di sini masih belum ada penurunan yaitu sekitar 380 meter” tukasnya lagi.
Selanjutnya Zainul juga menjelaskan bahwa potensi banjir akan terjadi jika ketinggian air kali sudah mencapai 500 meter ke atas, sama seperti banjir bandang pada tahun 2008 lalu. “Kami tetap berjaga-jaga terhadap kemungkinan buruk, tapi mudah-mudahan tidak terjadi banjir, kita berdo;a saja, mas” ujar pria berkumis tersebut.
Banjir bandang yang terjadi pada tahun 2008 lalu meluluh lantakkan seluruh wilayah kota Situbondo. Ratusan rumah warga hanyut terbawa air, sedangkan 2 warga hilang terseret arus kali Sampean. Tak terhitung berapa kerugian warga akibat musibah tersebut. Hingga kini, warga Situbondo masih trauma dengan kejadian itu. Setiap kali musim hujan datang, mereka cemas akan datangnya musibah seperti 4 tahun lalu.(gusti)
baca juga
*Ketinggian air turun, warga Situbondo kembali tenang


















