berita2.com (Situbondo, Jawa Timur ): Ketinggian air Kali Sampean di Dam Pintu 5 Kotakan naik hingga mencapai 380 Cm pada Minggu dini hari (29/1/2012) pukul 00.30 WIB. Kondisi tersebut membuat warga semakin panik. Bahkan seorang wanita setengah baya nampak histeris berlarian ke jalan.
Meningginya luapan air disebabkan hujan kembali turun di desa Pandhek kecamatan Klabang kabupaten Bondowoso, sehingga meluapnya anak sungai yang menuju hulu Kali Sampean. Menurut Marhawi, salah satu perangkat desa Pandhek ketika dihubungi melalui telepon selulernya menyebutkan hujan deras kembali menguyur.
“Di sini hujan turun lagi, sungai di desa kami meluap hingga membanjiri bantaran. Beberapa warga desa yang tinggal di sana mulai mengungsi” ujar Marhawi.”pean waspada aja di sana ( Situbondo-red), soalnya air sungai sudah meluap” tukasnya.
Akibat luapan air kali, jalan di sepanjang bantaran kali di dua dusun tertutup air setinggi mata kaki. Warga dusun Bantungan desa Sumberkolak dan dusun Cappore kelurahan Ardirejo Situbondo mengangkuti barang-barang perabotan rumah mereka ke tempat yang lebih tinggi.
Beberapa warga lainnya nampak terus mengawasi ketinggian air kali. Suparton, warga dusun Ardirejo mengaku cemas dengan kondisi sungai yang semakin meninggi airnya “ Pohon pisang yang ditanam di pinggir kali sudah hampir tenggelam, mas ! bisa-bisa airnya naik ke sini dan menutupi rumah saya,” ujarnya cemas.
Satuan anggota Polres Situbondo melakukan pengamanan terhadap lingkungan warga untuk mencegah kemungkinan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang akan melakukan perbuatan melawan hukum.(gusti)
*Air Kali Sampean naik, warga Situbondo panik
*Ketinggian air turun, warga Situbondo kembali tenang



















