berita2.com (Situbondo, Jawa Timur ): Ratusan warga yang tinggal di sekitar bantaran Kali Sampean Situbondo, Jawa Timur menjadi panic pada Sabtu malam (28/1/2012). Pasalnya air Kali Sampean naik hingga mencapai bibir tangkis setinggi 2 meter di pinggiran kali. Terlihat puluhan warga mengangkuti barang-barang dari dalam rumah mereka.
Naiknya air Kali Sampean disebabkan hujan deras yang turun sejak pukul 19.00 WIB di wilayah Bondowoso bagian utara yang berbatasan dengan kabupaten Situbondo. Kali Sampean memang berhulu di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Warga cemas melihat ketinggian air kali sudah mencapai bibir tangkis. Mereka trauma terhadap bencana banjir bandang yang menyapu hampir seluruh kota Santri pada tahun 2008 lalu. Petugas Dam Pintu 5 Kali Sampean Lama Kotakan berjaga-jaga untuk mengantispasi jika luapan air mencapai batas minimal status aman banjir.
Sementara itu, puluhan warga mengawasi luapan air kali dari jembatan Kotakan dan Ardirejo. Menurut Suminto, salah seorang petugas penjaga Dam Pintu 5 ketika ditemui di lokasi menyebutkan bahwa saat ini ketinggian air kali masih dalam batas aman yaitu 350 meter.
“Kami sudah berkoordinasi dengan petugas Bendungan Sampean Baru di Klabang, mas ! hujan di wilayah Bondowoso sudah berhenti, sedangkan ketinggian di Bendungan Sampean Baru masih dalam batas aman” ujar Suminto “Meski demikian kami menghimbau kepada warga agar waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir” imbuhnya lagi.
Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo memberlakukan status Siaga 1 dan diumumkan melalui siaran radio setempat. Tim URC bersiaga penuh, menjaga kemungkinan terjadinya banjir. Mereka bersiap-siap untuk mengevakuasi warga jika hal itu benar-benar terjadi.(gusti)
baca juga
*Ketinggian air Kali Sampean sudah 380 Cm, warga Situbondo histeris berlarian
*Ketinggian air turun, warga Situbondo kembali tenang



















