berita2.com. (Madiun, Jawa Timur): Bertempat di Pendopo Muda Graha kabupaten Madiun, Jawa Timur, Bank UMKM Jawa Timur (dulu BPR Jatim) meluncurkan kredit kepada koperasi petani tebu rakyat, sertifikasi tanah non program, HIPPAMS, Koperasi dan kredit mikro lainnya, Jumat (27/01/01/2012).
Selain meluncurkan program tersebut, dalam acara yang dihadiri oleh Sekretaris Propinsi Jawa Timur, Rasiyo, serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (dulu bernama Muspida), diserahkan pula perjanjian kerjasama dengan mitra kerja Bank UMKM Jatim.
Menurut Direktur Utama Bank UMKM Jatim, R.Soeroso, untuk meringankan beban para petani, khususnya petani tebu, Bank UMKM Jatim meluncurkan kredit murah. Yakni dengan bunga hanya 3 prosen/tahun. Itupun, bagi yang mengajukan kredit Rp.2 juta, tidak perlu memberikan jaminan apapun sebagai agunan. Sedangkan yang mengajukan kredit Rp.5 juta, barang jaminannya bisa berupa perhiasan emas.
"Khusus untuk para petani tebu, kita mematok bunga ringan sebesar 3 prosen/tahun. Kalau untuk usaha lainnya, bunganya 12 prosen. Bunga ini berlaku efektif selama satu tahun. Untuk tahun 2011, kita sudah menyalurkan kredit sebesar kurang lebih Rp.300 milliar dengan nilai kemacetan hanya 0,2 prosen. Kalau jumlah nasabah Bank UMKM Jatim, kurang lebih sekitar 58 ribu",kata Direktur Utama Bank UMKM Jatim, R.Soeroso, kepada wartawan, disela sela meninjau produk unggulan yang dibiayai dari kredit Bank UMKM Jatim.
Masih menurut R.Soeroso, untuk mempermudah para petani tebu mendapatkan pinjaman, pihak Bank UMKM Jatim, telah menyediakan 16 unit mobil keliling yang bisa menjangkau pedesaan. Dan untuk tahun 2012, armada tersebut akan ditambah lagi sebanyak 15 unit. Dengan adanya mobil keliling ini, diharapkan petani tidak perlu repot datang ke Bank.
Sementara itu, Sekretaris Propinsi Jawa Timur, Rasiyo, mengatakan, ada juga yang mengajukan pinjaman sebesar Rp.25 juta, tapi tanpa jaminan. Khusus untuk ini, pihak Bank UMKM Jatim akan membantu dengan program Jamkrida. Namun harus melalui prosedur yang ditetapkan oleh Bank UMKM Jawa Timur. (dib).


















