berita2.com (Tuban, Jawa Timur): Warga di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo tetap siaga meskipun debit air sungai tersebut menurun. Setelah beberapa hari belakangan sungai yang menjadi patok perbatasan antara Bojonegoro dengan Kabupaten Tuban ini meluap dengan status siaga 2.
Diantaranya, warga Desa Kendal Rejo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, tetap siaga dengan datangnya air susulan dari Solo. Pasalnya desa ini menjadi langganan banjir karena letaknya hanya beberapa meter dari bibir sungai.
Rabu (18/01/2012) salah satu warga Desa Kendal Rejo, sebut saja Hesti (20) mengatakan bahwa sungai yang terletak di samping kiri rumahnya itu sempat mengalami kenaikan beberapa hari kemarin namun sekarang sudah berkurang. Tetapi, area persawahan di sekitar desa ini masih terendam air pasca luapan sungai 2 hari yang lalu.
“Air sempat meluap hingga bibir sungai, namun belum memasuki rumah. Tapi warga sekitar tetap berjaga-jaga seumpama ada air susulan karena daerah barat (pati dan solo.red) curah hujannya masih tinggi,” katanya.
Ditanya, apakah tiap tahunnya desa ini selalu banjir jika air dari bengawan meluap ? “Pasti, desa ini menjadi langganan jika air dari bengawan meluap secara-kan letaknya hanya beberapa meter dari bengawan,” tutupnya. (teguh)


















