
berita2.com (Bononegoro, Jawa Timur): Luapan Sungai Bengawan Solo makin meluas, bila sebelumnya hanya merendam lima kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini luapan air telah merambah dua kecamatan lainnya. Tak pelak, sejumlah desa menjadi terisolir dan puluhan hektar lahan pertanian terendam.
Sedikitnya empat puluh hektar lahan pertanian di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, dipastikan mengalami gagal tanam, menyusul luapan sungai bengawan solo yang telah merendam lahan pertanian warga selama sepekan di lima desa yang ada di kecamatan tersebut.
Menurut beberapa warga, rata-rata usia padi yang terendam luapan air di Desa Kalisari, Lebaksari, Kadungrejo, Bumiayu dan Pucangarum tersebut adalah enampuluh hari, "Usia tanaman padi di sini rata-rata sudah 60 hari, kalau terus menerus terendam air bisa mati, " terang Maulan, warga setempat, Senin sore (16/01/2012).
Selain merendam lahan pertanian warga, luapan air juga mulai memutus akses jalan menuju ke lima desa tersebut. Akibatnya, jalan sepanjang 4 kilo meter menuju ke desa menjadi terputus.
Meski warga mengaku sudah melaporkan bencana tersebut ke pemerintah, namun hingga saat ini belum tampak adanya aktifitas penanggulangan bencana dari pihak terkait. (saiq)


















