berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): Untuk menghargai jasa para karyawan yang sudah purna tugas, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memberikan tali asih pada Senin (12/12/2011) kepada 41 pensiunan dosen dan karyawan serta 4 istri pensiunan yang telah meninggal dunia.
Tali asih bagi pensiunan berupa pin ITS seberat 10 gram dan uang tunai Rp 10 juta, sedangkan bagi janda pegawai ITS berupa uang tunai senilai Rp 5 juta.
"ITS bisa besar seperti sekarang ini karena kerja keras semua karyawan dan dosen yang telah mendarmabaktikan diri dan berkarya untuk ITS. Jasa bapak dan ibu semua tidak akan kami lupakan," kata Rektor ITS, Prof Dr Triyogi Yuwono DEA.
Yogi berjanji akan meneruskan kebaikan yang telah dilakukan para pensiunan terhadap ITS. “Sumbang sarannya tetap kami tunggu dalam rangka membesarkan ITS,” imbuhnya.
Sementara perwakilan pensiunan dosen, Prof. Dr. Ir. Subagjo MSc menyatakan berat memasuki usia pensiun. “Semua akan berubah, mulai dari income, kegiatan dan teman,” ujarnya.
Namun ia mengaku senang bisa mengabdi di ITS selama ini. Sebab, selama menjadi dosen di ITS, dia diberi kesempatan untuk meningkatkan ilmu.
“Memang akan berat, tapi melihat usia dan kondisi kesehatan saya yang tak memungkinkan, saya harus ikhlas. Terima kasih kepada ITS yang telah menerima saya selama ini,” tuturnya
Sementara itu, perwakilan karyawan yang juga mantan kepala UPT Perpustakaan ITS, Drs Ahmad berharap, ITS tetap menatap ke depan dengan penuh optimistis, meski saat ini sudah berkembang cukup pesat. Selain itu, ITS juga bisa berpikir adaptif terhadap lingkungan.
"Saya bangga dengan terobosan-terobosan baru di ITS. Banyak perkembangan baru yang terjadi. Banyak prestasi yang diraih di dunia internasional maupun nasional, juga dengan program-program baru yang digalakkan rektor seeprti eco-campus,” ujarnya. (natalia)


















