berita2.com (Ponorogo, Jawa Timur): Ulah Wasis (32) warga desa Carat kecamatan Kauman Ponorogo membuat belasan warga mengamuk. Hujaman pukulan dan tendangan warga mendarat telak ditubuh pemuda gempal itu, hingga babak belur.
Pemuda yang belum nikah itu tertangkap basah, mencuri kotak amal masjid Baitul Muslikin, yang terletak di desa Nongkodono kecamatan Kauman Ponorogo. Setetelah tak berdaya, pencuri kotak amal disiang bolong itu akhirnya dibawa warga setempat ke puskesmas. Sebagian warga, melaporkan kejadian pencurian tersebut ke polisi.
Kapolsek Kauman, Kompol Heriyanto mengatakan, warga melaporkan telah terjadi pencurian kotak amal disebuah masjid. Namun, pelaku sudah berada di Puskesmas Kauman untuk mendapat perawatan medis. Akibat, dihajar oleh warga yang telah geram dengan ulah pelaku. “Setelah sadar segera dimintai keterangan,” tandasnya Minggu (11/12/2011).
Perwira itu juga mengatakan, dari keterangan Sukiman (45), takmir masijid Baitul Muslikin, pelaku sekitar pukul 10 pagi terlihat mendatangi masjid. Namun tiba-tiba, pelaku menyelinap dikamar mandi masjid. Karena curiga, takmir itu mengikuti pelaku. Apalagi, kotak amal yang terbuat dari besi tidak berada ditempatnya. “Didalam kamar mandi itu terdengar pelaku sedang memukul benda seperti besi,” terangnya.
Saat itu, lanjut Kapolsek, Sukiman segera melaporkan kejadian itu ke warga yang berada didekat sekitar masjid. Belasan warga yang datang segera membuka paksa pintu kamar mandi. Melihat pelaku nekat membongkar kotak amal, warga langsung marah dan menghakimi pelaku. “Didalam kotak amal terdapat uang sekitar 40 ribu. Yang sebenarnya belum sempat dibawa pelaku,” pungkasnya. (ded)


















