berita2.com (Bojonegoro, Jawa Timur): Komplotan pencuri spesialis onderdil alat berat (excavator) beraksi di wilayah hukum Polres Bojonegoro, Rabu (2/11/2011) dini hari.
Tepatnya, di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, dengan sasaran excavataor milik Dinas Pengairan yang tengah di parkir selepas mengerjakan proyek normalisasi saluran pengairan disepanjang jalan persawahan menuju Desa Bayemgede, Kepohbaru. Namun beruntung, onderdil yang yag diincar tak berhasil dibawa kabur komplotan tersebut.
Hal itu, lantaran kecerdikan sang operator yang selalu menimbun excavator-nya dengan tanah setinggi roda tiap kali ia selesai mengerjakan pengerukan saluran pengairan yang digarapnya. Terbukti, dengan cara itu komplotan pencuri tersebut kesulitan dan tak berhasil menggasak onderdil yang kabarnya senilai ratusan juta rupiah yang mereka incar. Sebab, onderdil tersebut berada dibagian roda yag sudah ditimbuni berkubik-kubik tanah.
Meski begitu, nasib naas beralih kepada empat penjaga excavator, yakni, Sudardi, Sadiran, Supardi dan Sadi. Betapa tidak, selain disekap dengan menggunakan tali dan mendapat beberapa bogem mentah dari kawanan pencuri yang kesal lantaran tak berhasil menggasak onderdil. Sejumlah uang milik mereka yang total senilai 2,5 juta beserta HP yang meraka bawa dirampas oleh komplotan pencuri yang diduga berjumlah 8 orang tersebut.
"Tiba-tiba saja datang delapan orang dengan membawa senjata tajam. Mereka langsung menodong dan menyekap kami dengan tali, bahkan, beberapa kali kami dipukuli," terang Sadiran. Setelah itu, lanjut dia, kawanan itu dibagi dua yang empat bergerak menuju excavator untuk menggasak onderdil dan yang lainnya mengawasi empat penjaga yang sudah dilumpuhkan sebelumnya.
Karena excavator berada dikubangan dan membuat mereka kesulitan mendapat barang incarannya, diduga komplotan tersebut berniat menghidupkan mesin agar bisa keluar dari timbunan tanah dengan cara merusak kunci excavator. Namun, lagi-lagi usaha mereka gagal. Hingga akhirnya, mereka bergegas melarikan diri.
Sementara itu, keempat penjaga excavator yang uang dan HP nya dirampas dan sempat mendapat perlakuan kasar serta disekap pelaku, akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang. Kini, kasus tersebut ditangani Jajaran Polres Bojonegoro dan masih dalam penyelidikan. (saiq)


















