berita2.com (Ponorogo, Jawa Timur): Aksi kejahatan dua penjambret, Sutris (32) dan Munir (47) harus berakhir. Kedua pria yang mengaku berasal dari desa Pragelan kecamatan Gondang kota Bojonegoro itu, tertangkap jajaran Polres Ponorogo seusai melakukan aksinya di sekitar Pasar Sumoroto, Selasa siang (1/11/2011).
Bahkan, dua orang bertubuh gempal itu sempat dihajar puluhan warga, saat kepergok menjambret sebuah kalaung milik seorang wanita. Sebelum dihajar warga, dua penjambret tersebut, sempat melarikan diri. Dan tertangkap didesa Tosanan kecamatan Kauman.
Sutris, salah satu penjambret mengatakan, saat itu dirinya bersama rekannya sedang mencari mangsa diseputar pasar Sumoroto. Saat sudah menentukan korbannya, dirinya segera beraksi. Sebuah kalung seberat hampir 5 gram dileher seorang wanita menjadi target. “Langsung mengambil kalung itu,. Tiba-tiba warga mengejar,”tandasnya.
Pria bertubuh gempal itu juga mengatakan, dirinya berada di Ponorogo bersama temannya sebenarnya bekerja sebagai tenaga kasar di sebuah proyek. Namun, karena penghasilan masih dirasa kurang, dirinya nekat melakukan kejahatan. “Hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang berada di Tuban,” terangnya.
Sementara Kapolres Ponorogo, AKBP Yuda Gustawan mengatakan, dua pelaku diamankan petugas saat melakukan aksi penjambretan, dengan mengendari sepeda motor. Dari pengakuan pelaku, telah melakukan penjambretan empat kali di tempat yang berbeda. “Keduanya mengaku dari Bojonegora yang awalnya bekerja sebagai tenaga kasat diproyek-proyek. Namun, karena desakan ekonomi, mereka melakukan aksi kejahatan,” pungkasnya.(ded)


















