
berita2.com (Malang, Jawa Timur): Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menetapkan kejadian luar biasa (KLB) penyakit difteri. Pasalnya penyakit mematikan itu pada 2011 ini sudah menyerang 49 anak.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Malang Enny Sekarengganingati ketika ketemu dengan berita2.com mengatakan KLB karena terjadi peningkatan kasus dibandingkan 2010 yang hanya menyerang 10 anak.
Ia menjelaskan setelah ditetapkan sebagai KLB, Dinkes Provinsi Jatim memberikan bantuan sebanyak 800 dosis vaksin untuk petugas yang menangani kasus ini agar mereka tidak tertular.
"Penularannya dengan cara kontak langsung, juga bisa menular melalui udara," jelas Enny Kamis 13/10/2011.
Gejala terserang difteri adalah tenggorokan sakit, badan panas, dan muncul bercak putih di tenggorokan atau saluran pernapasan bagian atas.
Penyebabnya adanya selaput lendir pada saluran napas serta kerusakan otot jantung dan syaraf akibat bakteri Cornyebacterium diphteriae.
“Untuk pencegahan agar penyakit itu tidak meluas, kami menyiagakan petugas di puskesmas dan pos pelayanan terpadu sekaligus mencukupi vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) bagi 13 ribu balita” pungkas Enny meyakinkan. (Heri)