
berita-beritadotcom (Situbondo, Jawa Timur) : Sidang kasus pembunuhan Linda kembali diwarnai kericuhan. Keluarga korban protes karena tuntutan jaksa lebih ringan dari yang diperkirakan keluarga korban.
Agenda persidangan pada Selasa (11/9/2012) adalah pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum. Keluarag korban menilai tuntutan tersebut tidak adil, padahal keluarga menghendaki terdakwa dituntut hukuman mati.
Ariyati (49), Ibu korban berteriak histeris dan menangis memprotes tuntutan jaksa, bahkan sempat pingsan ketika mencari keberadaan terdakwa.
Hujan protes dari keluarga korban pun ditujukan kepada Jaksa yang hanya mengajukan tuntutan selama 15 tahun penjara terhadap terdakwa Abdus Salam, bahkan ibu korban menangis histeris dan berteriak tidak puas terhadap tuntutan jaksa.

Keluarga korban menilai tuntutan jaksa terlalu ringan, seharusnya terdakwa dituntut hukuman mati. Keluarga korban terus histeris dan terus menerus berteriak tuntutan terhadap terdakwa tidak adil, karena terdakwa dengan sadis membunuh korban seharusnya terdakwa dihukum mati.
Menurut Jaksa Pentuntut Umum Bambang AS kepada berita2.com mengatakan bahwa tuntutan yang diajukan sesuai petunjuk Kejaksaan Tinggi karena dianggap kasus dengan kategori penting. Terdakwa dijerat dengan pasal pembunuhan direncanakan.
Peristiwa pembunuhan itu sendiri terjadi pada bulan april 2012/lalu. Terdakwa merasa sakit hati dan cemburu karena korban diketahui sudah bertunangan lagi.
Keluarga korban/juga menyesalkan/tidak diberitahunya pihak keluarga kalau persidangan pembacaan tuntutan sudah dimulai. Majelis hakim menunda sidang pada hari Selasa pekan depan, dengan agenda pembacaan keputusan hakim.(gusti wiro)















forum bebas tanpa batas
facebook 
