berita 2.com (Cianjur, Jawa Barat): Sebanyak 15 siswa SMP di Kabupaten Cianjur dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (UN). Meski tidak lulus, saat ini ke 15 siswa tersebut tengah diupayakan agar lulus UN.
Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Ferry Indra Moein mengatakan, jumlah peserta yang ikut UN untuk SMP/MTs di Kabupaten Cianjur mencapai 33.580 siswa. Dari jumlah tersebut 15 diantaranya tidak lulus UN. Namun demikian secara prosentase menurutnya di Kabupaten Cianjur tingkat kelulusan bisa mencapai 100 persen.
"Memang ada yang tidak lulus UN, tapi ada kemungkinan mereka akan lulus. Berdasarkan rapat koordinasi ditingkat provinsi, siswa yang tidak lulus dari hasil UN murni, bisa diupayakan lulus, karena melihat juga hasil rapor dan ujian harian," kata Ferry, Sabtu (4/6/2011).
Menurut Ferry, secara umum pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs di Cianjur berlangsung lancar. Pihaknya berharap, para siswa yang lulus UN tidak melakukan selebrasi yang berlebihan.
"Kita harapkan para siswa merayakan kelulusan dengan hal-hal yang wajar, tidak secara berlebihan," harapnya.
Berdasarkan pantauan di beberapa sekolah unggulan di Cianjur, kebanyakan para siswa mendapatkan nilai yang memuaskan. Mereka juga sudah mengantisipasi akan kemungkinan selebrasi yang berlebihan yang dilakukan para siswa setelah mengetahui kelulusanya.
"Untuk itu kita mengundang para orang tua siswa untuk mendampingi saat pengumuman kelulusan," kata Kepala SMP Negeri 1 Cianjur, Dadang Setiawan.
Berdasarkan catatan, nilai murni UN tertinggi di SMPN 1 Cianjur mencapai 39,6."Alhamdulillah semuanya lulus UN," katanya.
Hal serupa juga terlihat di SMPN 4 Cianjur. Bahkan sekolah yang lokasinya berdekatan dengan SMPN I Cianjur tersebut mendapatkan peringkat pertama dalam nilai rata-rata kelulusanya.
"Berdasarkan hasilnya, SMPN 4 Cianjur tercatat sebagai sekolah yang mempunyai rata-rata nilai akhir tertinggi UN di Kabupaten Cianjur," kata Kepala Sekolah SMPN 4 Cianjur, Tuti Susilawati.
Menurutnya, selain lulus 100 persen, dua orang siswanya yakni Fathi Thooriq Badrulzaman dan Syifa Paxia Rinaldi, memilik nilai akhir tertinggi sebagai peserta UN tingkat SMP Negeri 4 Cianjur. Thooriq memiliki nilai akhir 37,4, dan Syifa sebesar 37,6.
"Sudah kita prediksikan, kedua anak itu selama ini sangat aktiv dan dia merupakan anak yang mempunyai prestasi akademik yang bagus. Thooriq sering ikut lomba olimpiade mewakili sekolah. Dia aktif dalam berbagai bidang di sekolah. Sementara Syifa, pernah menjadi siswa teladan tahun lalu, dan masuk peringkat 8 siswa teladan ditingkat Kabupaten Cianjur," kata Tuti.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya