berita2.com (Cianjur, Jawa Barat): Ratusan botol minuman keras berbagai merk berhasil diamankan oleh petugas dari Satuan Narkoba Polres Cianjur saat menggelar razia di dua toko berbeda, Rabu 20 April 2011.
Razia miras yang dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Cianjur Ajun Komisaris Sulaiman itu bergerak sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyisir satu toko do dikawasan terminal pasir hayam, tepatnya di Kampung Sarongge Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur.
Kedatangan para petugas sempat membuat terkejut pemilik toko. Mereka hanya bisa pasrah saat beberapa petugas masuk kedalam dan langsung melakukan pemeriksaan kedalam toko. Petugas berhasil menemukan puluhan botol miras berbagai ukuran dan merek, seperti mension gepeng, mc donal, dan intisari jumlahnya mencapai 66 botol. Bahkan petugas juga sempat menemukan puluhan botol miras yang sudah kosong.
Mendapati adanya botol miras kosong, petugas menanyakan kepada pegawai toko Eza (14) warga Kampung Legokkupa Desa Legok Kecamatan Sukanagara Kabupaten Cianjur. Pegawai tersebuta saat ditanya petugas awalnya mengaku botol kosong itu dibeli dari rongsokan dan menyebutkan sudah tidak ada lagi miras ditempatnya.
Petugas tidak percaya begitu saja mendapatkan pengakuan dari pegawai toko. Terbukti setelah melakukan pemeriksaan di bagian belakang toko, petugas menemukan ratusan botol miras dalam belasan dus dan langsung diamankan.
Setelah berhasil mengamankan ratusan botol miras, rombongan petugas kembali bergerak menuju toko di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di Warungkiara Desa Nagrak Kecamatan Cianjur. Di toko tersebut, petugas lagi-lagi berhasil mengamankan puluhan botol miras.
Kasat Narkoba Polres Cianjur, Ajun Komisaris Sulaeman, mengatakan, razia miras tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang selama ini mengaku resah adanya peredaran miras diwilayahnya. "Laporan tersebut selanjutnya kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Setelah mendapat kepastian barulah kami melakukan razia. Razia ini juga merupakan salah satu upaya kami dalam memerangi penyakit masyarakat," katanya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya