berita2.com (Cianjur): Diduga menenggak miras, dua orang pemuda Johar (21) dan Empi (22), warga Kampung Jambudipa RT 02/03, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, harus meregang nyawa. Kedua korban sempat di larikan ke instalasi gawat darurat (IGD) RSU Cianjur, namun nyawanya tidak bisa tertolong meski mendapatkan perawatan intensif.
Korban Johar meninggal dunia pada Selasa 12 April 2011 dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Sedangkan Empi meninggal sekitar pukul 07.00 WIB.
Keterangan yang berhasil di himpun menyebutkan, selain dua korban yang tewas, masih ada beberapa teman korban yang ikut menenggak miras. Mereka adalah Samsul, Agus, dan Gogon.
Namun hanya Samsul yang sempat dilarikan ke RSUD Cianjur dan sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dibawa pulang keluarganya. Sementara Agus dan Gogon hanya mendapatkan perawatan di rumahnya masing-masing.
Peristiwa yang merenggut dua korban tersebut diduga terjadi bermula saat mereka melakukan pesta miras setelah menonton konser musik. Dugaan tersebut diperkuat pengakuan Maman (50), orang tua Empi. Menurut Maman, anaknya sempat mengaku mengonsumsi minuman keras.
"Memang saat itu anak saya sempat mengaku minum minuman keras bersama empat orang temannya saat mereka menginap dirumah," kata Maman, di Ruang Jenazah RSUD Cianjur.
Sehari setelah mendengar pengakuan anaknya tersebut, tiba tiba Dia mendapati anaknya mengerang kesakitan pada perutnya dan muntah muntah.
"Karena saya kawatir, apalagi saat melihat muntah-muntah saya bawa anak saya ke rumah sakit. Ternyata setelah mendapatkan penanganan, jiwa anak saya tidak tertolong lagi. Dia dinnyatakan meninggal Selasa pukul 7 pagi," katanya.
Kepala Ruang Jenazah RSUD Cianjur, H. Udin Wahyudin mengatakan, dua korban tewas disinyalir akibat mengonsumsi minuman keras berlebih. Bahkan ada dugaan para korban mengkunsumsi minuman keras oplosan.
"Kalau dilihat dari kondisinya berdasarkan diagnosa medis, ada indikasi mereka dalam istilah medis mengalami intoxic casimetanol atau kelebihan minuman beralhokol," kata Udin.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
.