berita2.com (Cirebon, Jabar): Sejak berdiri tahun 1988, Ra An Nawaa menjadi sekolah pilihan para orang tua murid. Entah apa yang membuat sekolah setingkat Taman Kanak-Kanak (TK) ini digandrungi hingga menjadi sekolah favorit.
Saat ditemui dikantornya, Kepala Sekolah Ra An Nawaa Dra Hj Yayah Nurhidayah (41), menyampaikan jika Ra An Nawaa yang berada di Jl.Sekar Kemuning No.26 Kota Cirebon selalu menekankan pada perkembangan anak disekolah. Tujuannya, anak didik Ra An Nawaa, selain bisa membaca huruf, menulis juga mengaji juga menghafal dan mencontoh para tokoh Islam.
Karena itu, pendidikan di Ra An Nawaa tidak hanya pendidikan umum tetapi juga pendidikan agama. Pengetahuan ini tentu diberikan berdasarkan usia dan kemampuan anak didiknya.
Sehingga para lulusannya, benar-benar memiliki besic pengetahuan yang matang guna melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya. Tak hanya itu, selain pendidikan diatas, pelajaran seputar alam, teknologi dan lainnya pun diajarkan di Ra An Nawaa ini. Maka tak heran jika dalam berbagai ajang bergengsi, Ra An Nawaa selalu keluar sebagai juara.
“Alhamdulillah, Ra An Nawaa dibawah naungan yayasan Al Maisyatul Karimah selalu masuk nominasi dan juara diberbagai perlombaan, baik Ra An Nawaa 1, di Jl. Kembang, Ra An Nawaa 2 di Jl. Pilang Sari Endah maupun Ra An Nawaa 3 yang berada di Jl. Kemuning No.26 Kota Cirebon. Seperti juara 1 lomba mewarnai gambar, juara 1 lomba busana muslim, juara 1 baca doa kedua orang tua, juara 1 adzan, juara 2 baca Asmaul Husna serta kejuaraan lainnya,” ujar Dra Hj Yayah Nurhidayah.
Dijelaskan, anak diusia dini memang harus mendapat perhatian khusus, maka sejak yayasan Al Maisyatul Karimah didirikan pada tahun 1988 kemudian mendirikan Ra An Nawaa oleh kedua almarhum Hj. Siti Damiah dan Hj Sri Maenabani SH, kini perkembangannya cukup pesat dan maju. Sekalipun tantangan dan hambatan itu selalu ada. Namun berkat keuletan dan kedisiplinan guru pengajar semua bisa dilewati.
Alhasil, kini Ra An Nawaa bisa mendirikan tiga sekolah yang sama, yakni Ra An Nawaa 1 berada di Jl. Kembang No.1 Kel. Sukapura Kota Cirebon dengan jumlah murid sebanyak 45 anak, Ra An Nawaa 2 di Jl. Pilang Sari Endah No.A.1 Cirebon dengan jumlah murid sebanyak 60 siswa dan Ra An Nawaa di JL.Sekar Kemuning No.26 Kota Cirebon dengan jumlah siswa sebanyak 65 anak.
Kendati demikian, persoalan lain yang ada di lingkungan pendidikan RA AN NAWAA, ujar Dra Hj Yayah Nurhidayah adalah soal mushola. Pihaknya tengah mengusahakan agar ketika praktek sholat dan lain-lain, mushola tersebut bisa memuat jumlah yang banyak. Sebab saat ini mushola yang ada tidak representatif alias kecil hanya muat beberapa anak sehingga harus bergantian.
“Bagaimanapun keberadaan mushola sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak RA ketika ingin melakukan praktek agama. Kasihan mereka harus berdesak-desakan, jadi harus direhab dan dibesarkan sehingga lebih representatif. Karena cita-cita saya, pasca mereka belajar di Ra An Nawaa bia menjadi anak yang sholeh, pintar dan ahli agama. Ini memang harus terus diperjuangkan dan saya selalu menekankan pendidikan ini di Ra An Nawaa,” jelasnya.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya


















