berita2.com (Cirebon Jawa Barat): Tak disangka, lelaki tanggung bernama Wisnu (19), warga Pegambiran RT 05 RW 05, Kec.Lemahwunguk, Kamis 3 Maret 2011, nekat menggantungkan dirinya diseutas tali di kamarnya.
Peristiwa tragis ini baru diketahui setelah adiknya menyuruh Wisnu, kakaknya, untuk diajak makan sore. Namun betapa terkejutnya ketika pintu dibuka Wisnu sudah tak bernyawa dengan posisi badan tergantung.
Wisnu adalah anak kedua dari empat bersaudara dikeluarga Mimah (37) ibu kandungnya dan Medol (43) ayahnya. Kesehariannya Wisnu tergolong anak cerdas, sopan dan pendiam. Remaja yang baru lulus SMA itu juga memiliki wajah yang ganteng. Namun naas, ditengah usianya yang mulai matang, Wisnu harus mengkahiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri.
Persitiwa itu baru diketahui sekitar pukul 17.00 Wib. Ayah korban, Medol yang sehari-harinya sebagai kenek diangkutan pengakut garam beryodium, baru pulang sekitar pukul 16.15 wib. Namun tak lantas pulang, Medol sempat beristitahat sambil minum kopi di warung depan gang rumahnya. Baru sekitar pukul 17.00 Medol pun pulang kerumah yang berjarak hanya beberapa meter saja.
Seketika Medol bagai disambar petir disiang bolong, saat sampai dirumahnya, Ia melihat anaknya sudah tewas tergantung dikamarnya. Medol pun kemudian berteriak-teriak minta tolong warga. Kontan beberapa warga dikampung lantas berlarian menyaksikan persitiwa tragis tersebut. Kemudian warga pun menghubungi Polisi dan sekitar pukul 17.30 wib, korban langsung dievakusi ke kamar RS Gunungjati Cirebon untuk divisum.
“dirumah sepi mas, ibunya sedang berjualan di pelabuhan Kejawanan, ayahnya baru pulang belerja. Sedang dirumahnya hanya terdapat adiknya serta neneknya yang sudah tidak bisa berjalan lagi. Kasihan, anaknya pendiam, sopan dan ganteng. Mungkin ini sudah jalan nasibnya,” ujar Musroh (53) tetangga dekatnya.
Sementara itu, menurut rekan-rekan seangkatannya yang tengah menjenguk untuk mengucapkan bela sungkawa kepada kelurga korban menyampaikan, jika Wisnu adalah anak yang baik dan ceria. Kabarnya, semalaman Wisnu SMS san dengan seorang wanita sesusianya, entah pacarnya atau bukan, yang pasti besoknya (hari ini-red), Wisnu ditemukan sudah menggantung diseutas tali tampar. “ya, kami semua berduka, karena dia adalah anak yang baik, ini semua diluar dugaan karena tak menyangka Wisnu mau berbuat senekat ini,” ujar temannya sedih.
Alamat e-mail ini diproteksi dari spambot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya