Mataram, (berita2.com): Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melibatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam peluncuran program "regional champions" yang digelar di auditorium BKPM, Jalan Gatot Subroto Kav 44 Jakarta, Kamis(18/02).
"NTB dilibatkan dalam peluncuran program `regional champions` itu bersama enam provinsi lainnya yang dianggap telah siap menarik investasi," kata Gubernur NTB KH. M. Zainul Majdi, yang memilih tidak menghadiri acara itu karena kesibukan rutin.
Majdi tetap beraktivitas di NTB namun mengutus Wakil Gubernur NTB H. Bardul Munir untuk menghadiri peluncuran program "regional champions" tersebut.
Berdasarkan surat resmi yang diterima Pemerintah Provinsi NTB dari Kepala BKPM Gita Wirjawan, selain NTB, enam provinsi lainnya yang juga dilibatkan dalam peluncuran program "regional champions" itu adalah Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatra Selatan, Riau dan Papua.
Provinsi NTB mewakili regional Bali dan Nusa Tenggara (NTB dan NTT), demikian pula provinsi terpilih lainnya yang mewakili regionalnya masing-masing.
Sementara kesiapan menarik investasi sebagai salah satu persyaratan utama keterlibatan dalam peluncuran program "regional champions" itu dilihat dari sisi perekonomian daerah, proyek yang ditawarkan, iklim investasi daerah, ketersediaan sumber daya alam dan manusia serta dukungan sarana dan prasarana.
Kesiapan menarik investasi itu diketahui melalui serangkaian penilaian dan kunjungan ke provinsi tersebut serta konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).
KPPOD merupakan lembaga independen pemantauan pelaksanaan otonomi daerah yang lahir dari pemikiran dalam pelaksanaan otonomi daerah sejak tanggal 1 Januari 2001 sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah.
Landasan hukum lainnya adalah Undang Undang Nomor 25/1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
Majdi mengatakan kerja sama BKPM dan tujuh provinsi terpilih dalam program "regional champions" itu merupakan bagian dari upaya bersama mencapai pertumbuhan ekonomi yang berbasis investasi agar dapat mendorong perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
"Dengan terpilihnya NTB dalam program `regional champions` itu berarti potensi NTB diakui pusat, kita di daerah tinggal ciptakan kondisi yang sehat," ujarnya.(*ek)