berita2.com (Ternate, Maluku Utara): Aktivis perempuan Daulat Perempuan atau Daurmala, melaporkan FD dan FC secara ke Polres Ternate. Keduanya dituduh melakukan dan merekam perbuatan asusila.
Koordinator KBH Daurmala, Jaini Fatgehipon di Ternate, Maluku Utara, Sabtu 26 Februari 2011, menjelaskan pihaknya khawatir video porno yang dilakukan FD dan FC itu bisa tersebar luas sehingga berdampak negatif bagi masyarakat, terutama kalangan remaja.
Bukti berupa video porno yang diduga dilakukan kedua karyawan swasta itu juga sudah dikantonginya. Ia pun meminta aparat berwenang serius menangani kasus asusila itu, baik pelaku maupun penyebarnya, demikian dilansir liputan6.
Jaini menambahkan kasus itu terkuak saat HP bermerek milik pelaku FD tertinggal di rumah makan Sop Saudara. Kemudian seorang karyawan F alias Lun alias Sabil menemukan telepone genggam itu, saat sedang membersihkan meja. Sabil pun menemukan film panas layaknya film mirip Luna dan Ariel di dalam HP.
Ia pun mengirim film tersebut ke handphone miliknya dan beberapa temannya. FD yang merasa kehilangan, akhirnya mengambil HP tersebut, namun film sangat pribadi buatannya bersama sang kekasih telah tersebar. Kedua pelaku pun akhirnya mendatangi Mapolres Ternate guna mengakui perbuatannya.
Sementara, Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Ternate, Ipda Mieke Rahmawati membenarkan laporan aktivis perempuan Daurmala tersebut. Ia pun berjanji menyelidiki kasus itu lebih lanjut.