berita2.com (Majene, Sulawesi Barat): Badan Narkotika Nasional (BNN) Polda Sulselbar lakukan sosialisai di lima Kabupaten Propinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Sosialisasi dipimpin langsung Ketua Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulselbar didampingi Kompol H Taju Kanit III Narkoba Polda Sulselbar dan BNN Sulbar, sementara diundang menghadiri acara sosialisai dari berbagai kalangan khususnya pelajar dan mahasiswa.
Pelaksanaan sosialisasi disalah satu Kabupaten Sulbar yakni di Kabupaten Mamasa dihadiri Kapolres AKBP Agus Risendi dan Wakil Bupati H Ramlan Badawi memuji kegiatan sosialisasi yangs angat bermanfaat bagi masyarakat Mamasa karena narkotika dan obat terlarang sangat berbahaya bagi para penggunanya khususnya bagi para kalangan pemuda.
"Inilah salah satu fenomena yang menjadi tugas kita bersama untuk menyelamatkan generasi muda kita dengan secara dini mencegah terjadinya peredaran narkoba," kata H Ramlan.
Menurutnya, perlu adanya pembentukan watak dan karakter generasi muda kita dan mengharapkan kepara tenaga pendidik agar sedini mungkin menanamkan pengetahuan tentang bahaya narkoba terhadap anak didik yang merupakan generasi pelanjut bangsa.
"Memasuki tahun 2011 ini, Kabupaten Mamasa ditetapkan oleh Pemprop Sulbar sebagai destinasi pariwisata unggulan Sulbar, olehnya itu perlu mengembangkan keanekaragaman budaya dan perlu adanya filter untuk mengantisipasi pengaruh budaya luar," ujar Ramlan.
Sementara itu, Ketua Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulselbar, Jeane Ticoalu dalam sambutannya didepan para peserta sosialisasi menuturkan, kasus narkoba ini unik beda dengan kasus lainnya, dan diharapkan keseluruh masyarakat agar jangan ragu melaporkan kepihak berwajib jika menemukan penyalahgunaan narkotika.
"Bahaya narkoba ini bukan hanya tanggung jawab polisi dan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.