berita2.com (Makassar, Sulawesi Selatan): Wartawan kembali mengalami tindak kekerasan. Wartawan SCTV Makassar, Zainuddin (44) dilarikan ke rumah sakit Ibnu Sina di Jalan Urip Sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Kamis (22/9/2011) malam, setelah mengalami tusukan badik.
Warga Jalan Cambajawaya, Kelurahan, Kecamatan Panakkukang ini mengalami luka tusuk dibagian lengan dan dada samping sebelah kiri.
Korban ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik oleh Akbar, tetangganya di Jalan Cambajawaya sekitar pukul 23.30 Wita malam.
Kejadian itu berawal saat pelaku yang merupakan tetangga korban mengendarai sepeda motor Rx King warna hitam dengan knalpot racing melintas di kediaman pelaku. Merasa terganggu karena anak bayi korban terkaget dengan suara knalpot motor Akbar, ia pun keluar untuk menegur pelaku.
Tak terima teguran itu, pelaku berhenti kemudian mendekati korban. Akbar lalu mencabut sebilah badik dan lansung menikam korban. Akibatnya, korban mengalami luka sobek dan tusuk dibagian lengan dan dada samping sebelah kiri.
Setelah menusuk, pelaku lansung melarikan diri. Sementara, korban langsung dilarikan ke RS Ibnu Sina.
Zainuddin saat ditemui di RS Ibnu Sina mengaku, menegur pelaku yang balap motor dengan suara knalpot yang ribut. Ia mengungkapkan pelaku diduga dendam dengan korban. Pasalnya, pelaku pernah digrebek petugas di rumahnya, terkait kasus narkoba jenis sabu-sabu dan ganja beberapa waktu lalu.
"Kalau cuma ditegur saya yakin tidak sampai melukai, tetapi mungkin dia dendam sama saya, karna pernah rumahnya digrebek polisi beberapa waktu lalu," ujar bang Jay sapaan akrabnya, seperti dilansir inilah.com
Korban menduga, pelaku menyangka rumahnya digerebek oleh polisi berdasarkan informasi dari dirinya yang juga aktif meliput peristiwa kriminal.
Kepala Polisi Sektor Panakkukang, Kompol Muh Nur Akbar mengatakan laporan dari pihak korban sudah diterima. Ia menambahkan pelaku masih dalam proses penyelidikan. "Sementara ini sejumlah saksi masih dalam pemeriksaan, kami akan mengejar pelaku," ujar Akbar.