berita-beritadotcom (Jakarta): Dewi Iryani SH dan H. Musa Affendy SH mengajukan surat surat permohonan keadilan untuk Norman kepada Kapolda Sulawesi Selatan terkait kasus pengelapan harta warisan yang dilaporkan Norman Jauhari.
Dalam surat tetanggal 23 April 2012 itu disebutkan, Norman Jauhari telah beberapa kali menyampaikan laporan penggelapan harta warisan oleh Anton Obey kepada pihak kepolisian di Sulawesi Selatan sejak tahun 2009.
Nanum pihak kepolisian selalu menyebutkan bahwa belum ditemukan bukti yang cukup untuk dilakukan penyelidikan. "Dengan selalu memberikan alasan seperti itu, pihak Polda Sulawesi Selatan berpihak kepada terlapor. Dengan demiian tidak tercapai rasa keadilan. Kami meminta kepada Kapolda agar memberikan keadilan kepada klien kami," kata Dewi kepada berita2.com.
Sulawesi Selatan
Mohon keadilan untuk Norman
Ajaib, betis dan punggung Yusril mengeluarkan 28 paku dan jarum
berita-beritadotcom (Parepare, Sulwesi Selatan): Belum hilang di benak kita kasus Syafira, seorang bocah 3 tahun, yang terdapat benda asing didalam tubuhnya berupa paku dan jarum sebanyak 28 buah, pada betis kiri 19 paku, betis kanan 8 pada betis kanan dan 1 paku pada punggung.
Kali ini Rumah sakit umum daerah (RSUD) A Makkasau, kembali menemukan, Kasus yang mirip Syarifa, adalah Muh Yusril, bocah berumur 12 tahun, salah satu siswa yang tercatat sebagai murid kelas 6, pada SD 84, juga terdapat 3 buah jarum pada betis kanan.
Ayah Yusril, Allung yang juga seorang tenaga pendidik SMK 2 kota Parepare, kepada wartawan, merasa heran, akan penyakit yang diderita anak bungsu dari 3 orang anaknya itu. Kata Allung di pekarangan RSUD 06 April kemarin, awalnya anak saya sering merasa sakit di bagian kaki sebelah kiri, awal Yusril terbentur, kaki kirinya pada toilet rumah sekitar tanggal 25 Maret.
Kata Allung, Yusril mersakan kembali sakit, pada betis kirinya tanggal 8 maret lalu, kala itu anak saya, mulai merasakan ngilu, bagai ditusuk benda tajam dari dalam daging, dan pada betis itu juga sudah mulai memar. " saat itu kita ke rumah sakit dan dilakukan poto Rongteng, hingga pada tanggal 25 maret terasa ada yang menusuk" katanya.
Jelas Allung menambahkan lagi, setelah kita poto rontgen di RSUD A Makkasau, dari hasil poto 5 kali, Masih terlihat, hasil poto terdapat, 3 jenis logam bersarang pada betis anaknya. " Setelah dilakukan pengangkatan olej tim bedah RSUD A Makkasau, mereka menemukan, 3 buah benda asing, berupa jarum jahit," katanya, betapa kaget dirinya, hingga kini, masih tidak percaya. Warga Menrolange, Jalan swaka Alam lestari, kelurahan bumi harapan, Kecamatan Bacukiki, merasa tidak percaya.
Sementara anaknya Muh Yusril di rawat di Ruang, Seruni, Kamar II, masih terbaring lemas. Terlihat kaki kirinya diperban, karena bekas sayatan pisau operasi dokter. Sementara dr,Kamaruddin Said, yang melakukan bedah pada Yusril, yang dikonfirmasi di kediamannya jalan Bau Massepe, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Jum'at pagi mengatakan, dirinya juga merasa heran, karen benda asingnya mirip seperti kasus Syafir. " Saat kita periksa, anak ini keluhannya sakit di kaki kiri, dan saat di foto Rongten pertama tidak apa-apa. tapi pada saat di poto ulang, sekira sepekan kita menemukan 3 buah benda asing pada betis kiri, yang terasa sakit, " menurut orang tua pasien, setelah itu di obati melalaui pengobatan alternatif, seminggu kemudian, di temukan jarum" katanya. Setelah melakukan operasi sekitar 3 jam lamanya, dr Kamarudin berhasil, mengangkat,3 janis paku , dua yang berukuran 4 Cm, dan satunya lagi terlihat seperti jarum patah, hanya berukuran 3 Cm" ujarnya.
Kata Kamaruddin, dirnya mencurigai ada pelakunya, tidak tahu apa pelakunya memasukkan secara gaib atau manual kalau menurut kacamata Kamaruddin, ini adalah suatu bentuk perbuatan kriminal," Diperkirakan satu minggu setelah, itu sudah ada jarum, saat kita operasi kita, temukan loban bekas masuknya jarum (Trak) " akunya.
Kata Kamaruddin, Kita curiga pada saat poto pertama, setelah dia berobat di orang pintar, seminggu setelah itu, sudah ada saat di poto lberikutnya lagi " Posisi jarum mengarah ke bawah, saat ini kita telah, menemukan, Kasus seperti ini, sekira puluhan kasusu, dan paling terbesar adalah Syafir dan ini Yusril" katanya. (Sam)
Warga Bakkoko masih terisolir
berita-beritadotcom (Pinrang, Sulawesi Selatan): Meski air yang menggenangi perumahan penduduk hingga kamis 05 April kemarin di Desa Sikkuale, Desa Tadang Palie, Desa Salipolo, dan Desa Mattunru-Tunrue, Kecamatan Cempa, Pinrang, mulai turun setinggi lutut orang dewasa dijalan poros Desa Sikkuale-Desa Salipolo.
Namun sekitar 90 Warga Bakkoko, Desa Sikkuale, masih terisolir, dan sementara air kembali mulai masuk kembali menggenangi ke empat desa yang hingga kini dalam suasana mencekam. Air di perkampungan sekitar 2 km dari jalan poros tersebut ketinggian masih belum bisa dilalui dengan berjalan kaki, ketingguan air diperkirakan 2 meter. Tim SAR beranggotakan 10 personil yang di pimpin Asriadi Nagata, tidak dapat berbuat banyak .
Perahu piber dari Dinas Sosial dan Pariwisata (Dinsospar) Pinrang, yang diturunkan sejak hari kedua banjir mesinnya mengalami kerusakan. Bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Pinrang, yang turun kemarin (Kamis 5 April-red), berupa baju kaos (baru) sebanyak 63 lembar, tikas plastik 16 lembar, baju sekolah 70 pasang, matras 50 lembar, selimut 100 lembar, kids wars (pakaian anak-anak) 5 paket, beras 5 kwintal, dan air mineral 97 dos..
Akibat kejadian ini, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk Dusun Bakkoko, Desa Sikkuale, sekitar 768 hektar persawahan terendam air, 431 hektar kebun coklat, 150 hektar kebun jagung, tambak air tawar sekitar 15 hektar, Poskesdes 1 buah, Sekolah 1 unit, dan Masjid 1 buah serta 97 rumah. Sedangkan Desa Salipolo, sekitar 90 hektar persawahan dan Desa Mattunru-Tunrue, Kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD, Abd Rahman. “Bantuan itu segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan,”terangnya.
Meski evakuasi warga di Dusun Bakkoko terkendala dengan rusak mesin perahu yang digunakan, namun kata koordinator SAR, Asriadi Nagata, dilokasi banjir, kemarin, Tim SAR bersama TNI tetap melakukan evakuasi dengan menggunakan dayung alias bise kata warga sekitar. “Kami telah berhasil mengevakuasi beberapa warga dan terus akan dilakukan.”kata Asriadi
Kepala Desa Sikkuala, Mansur, melihat keadaan cuaca dan kondisi tanggul yang jebol saat ini, diperkirakan air akan kembali naik pada sore hari. “Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi karena kondisi warga saat sudah mengalami kerugian besar.”katanya. Bupati bersama rombongan telah berkunjung kelokasi banjir, tambah Kades Mansur.
Dilokasi Banjir Dusun Bakkoko, Desa Sikkuale, khusus jalan poros Desa Sikkuale-Desa Salipolo, yang sebelumnya terendam sekitar 1 meter, warga mulai membnahi barang miliknya dengan seadanya. Dengan menggunakan perahu karet, warga melakukan aktivitas. Jalan poros tersebut masih lumpuh. Bagi mereka yang ingin melalui jalur itu dihimbau untuk membatalkannya, karena belum memungkinkan, kata warga.(Sam)
Pinrang terendam banjir
berita-beritadotcom (Pinrang, Sulawesi Selatan): Akibat jebolnya tanggul Sungai Saddang sepanjang 40 meter dengan debit air mencapai 100 kubik perdetik, mengakibatkan Dusun Bakoko terendam air setinggi dada orang dewasa. Rabu 4 April 2012.
Air juga merendam fasilitas umum seperti mesjid dan Sekolah dasar yang ada di desa tersebut. Hari akhir pelaksanaan Ujian Akhir sekolah ( UAS) disekolah itu di laksanakan disalah satu rumah panggung milik warga.
Selain itu ratusan hektar sawah tergenang air. Amir warga Bakoko mengatakan air yang menggenangi pemukiman ini, terus mengalami ketinggian, "Kemarin ketinggian air baru setinggi mata kaki, tapi sekarang sudah sampai dada orang Dewasa " katanya saat di temui dilokasi Banjir.
La Codding 45 warga Bakoko mengatakan tanggul tersebut jebol sekitar pukul 09.00 kemarin, namun tidak separah sekarang " Tapi hari ini, jebolnya tambah para " Kata Lacodding saat di temui di pinggiran tanggul sungai saddang, Rabu 4 April kemarin. Dia mengaku 2 hektar sawah yang di garap di sekitar lokasi tanggul jebol itu, tergenang air setinggi 1,5 meter yang mengakibatkan padi siap panen itu, rusak " Padinya sudah tidak ada harapan , sebab walaupun sudah air sudah surut padi tersebut, sudah tidak ada isinya "katanya.
La Mada Petani lain mengatakan jika padi sudah terendam setidaknya dua hari , maka sudah membusuk, sehingga isi dari buahnya itu tidak bisa lagi di ambil. Kata dia , dirinya sudah tidak berharap dengan padi itu.La Mada memiliki sawah garapan seluas 4 hektar dilokasi yang tergenang tersebut " Panen sebelumnya, petani menghasilkan 6-7 ton perhektar." Akunya.
Rusli Siswa SD 43 Bakoko mengaku tidak konsentrasi mengikuti ujian akhir sekolah ( UAS) akibat kondisi yang dialami saat ini, Tidak terlalu konsentrasi karena duduk melantai dan berdesakkan , karena tempatnya sempit,Meski demikian ia mengaku telah mengerjakan semua soal soal yang di ujikanKepala Sekolah SD 43 Bakoko Jamaluddin mengatakan ketinggian air disekolahnya setinggi dada orang dewasa, sehingga pelaksanaan ujian hari terakhir ini dialihkan kesalah satu rumah " kemarin ketinggian air tidak separah sekarang, sehingga pelaksanaanUAS tetap dilaksanakan di sekolah " jelasnya.
Menurut dia setelah mendapat informasi dari rekan guru yang ada disekolah itu, pihaknya langsung mengkordinasikan pelaksanaan UAS ini di UPTD, dan memberikan keleluasaan sehingga dialihkan ke rumah warga , pihal sekolah sudah kordinasikan dengan pihak UPTD. " jika kondisi banjir ini tidak surut hingga besok, maka siswa di sekolah ini akan di liburkan sampai hari sabtu. " Jelas Jamaluddin,
Kepala Lingkungan Bakoko Huzain mengatakan sebanyak 97 kepala keluarga yang bermukim di wilayah ini terendam banjir. " kita sudah himbau agar mengamankan barang barang mereka yang terendam banjir "ujarnya.
Sementara Kepala Desa Sikkuala kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang Mansyur mengatakan jika kondisi air naik hingga sore nanti, maka salah satu jalan adalah mengevakuasi warga, kata dia ketinggian air hingga saat ini terus bertambah" kita perkirakan pada sore nanti, air sudah sampai di jalan aspal " jelasny.
Kepala seksi pengelolaan UPTD wilayah Sungai Saddang Dinas PSDA provinsi SulawesiSelatan Syafruddin mengatak penutupan Bendungan Benteng,tidak bisa dilakukan karena elevasi (Ketinggian air) yang di tetapkan dibendungan tersebut 2175.Selebihnya itu di buang daripada bendungan yang jebol, langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah membuat sekat sekat di daerah salipolo 13 agar air tidak melebar dan terus menggenangi sawah warga yang ada di daerah tersebut .
"Jebolnya tanggul sungai sadang ini merupakan yang pertama, sesuai dengan permantauannya debit air yang mengalir di tanggul yang jebol itu sebanyak 100 kubik permeter dan menggenangi sekitar 600 hektar sawah," kata Syafruddin. (Kr2)
Kantor KSU Harapan Bersama dirusak nasabah
berita-beritadotcom (Parepare, Sulawesi Selatan): Koperasi serba usaha (KSU) Harapan Bersama, yang melakukan praktek, kospin terletak di kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Km7, Parepare Sulawesi Selatan dirusak sasabah, pada Senin 3 April 2012.
Koperasi yang diperkirakan tidak akan bisa ditutup, karena pemberitan sebelumnya, diberitakan, bahwa Walikota dan Unsur Muspida Parepare, takut menutup Koperasi tersebut, akhirnya Prakteks Kospin yang mempunyai nasabah sekira 1400 itu dibongkar oleh nasabahnya sendiri.
Menurut salah salah satu saksi mata Sariah, yang juga penjual nasi didekat koperasi tersebut mengatakan, sekira pukul 13.30 puluhan nasabah datang untuk mengambil uangnnya (game), hanya saja mereka tidak di bayar, dengan alasan tidak ada bos alias Zainal Menejer KSU harapan bersama " katanya.
Hal senada juga diungkap Mas Edy, suami dari sariah, Mas edy melihat puluhan nasabah datang hendak mengambil uangnya, hanya karena tidak, mendapatkan yang di indinkan, puluhan nasabah tersebut, membongkar meja karyawan, dan menurunkan papan nama koperasi tersebut. " Diperkirakan 30 orang yang tadi melakukan pembongkaran " jelasnya.
Salah seorang nasabah Warga Sidrap, Ria bersama suaminya mengaku tidak di bayar, "Uang saya Rp. 30 juta, mestinya saya game ini hari, tapi dengan alasan tidak ada bos, makanya saya tidak di bayar " akunya.
Di koperasi tersebut saat wartawan ramai sekira pukul 16.00, terlihat, pintu koperasi tersebut hilang, sejumlah meja berserakan di halaman parkir, dan berkas koperasi tersebut berhamburan. Sejumlah polisi melakukan olah TKP, dan mengambil keterangan pada saksi-saksi. Seorang polisi yang enggan di publis namanya mengatakan, "Kejadiannya sekira pukul 01.30, sudah kita tanya-tanya pada sejumlah saksi, dan kami akan laporkan ke kantor " akunya.
Sementara serang yang mengkau Wartawan mingguan benama Hendra, dalam keadaan marah mengatakan, dibongkarnya KSU Harapan Bersama ini, karena wartwan gencar,memberitkan. " tertutpnya koperasi ini karena wartawan," jelasnya. Menurut Hendra dirinya juga mempunyai uang di KSU harapan Bersama tersebut. " seandainya teman-teman tidak memberitkan hal ini, atau seandainya uang saya game dulu baru diberitakan, tidak jadi persoalan" katanya.
Sementara informasi yang di himpun, mengabarkan bahwa, nasabah yang berasal dari berbagai daerah, seperti Barru, Pinrang dan Soppeng tersebut tengah menjarah barang. Sebagian nasabah,ada yang mengambil laptop, AC,Televisi bahkan kaca dan meja.(Sam)
Artikel Lain...
Halaman 1 dari 14
















