berita2.com (Palu, Sulawesi Tengah): Gempa berkekuatan 6,1 skala richter yang mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (15/2/2011) malam, mengakibatkan pasien di rumah sakit Kabupaten Poso berlarian ke luar ruangan perawatan.
Masyarakat panik karena pada saat bersamaan aliran listrik di Poso dan Kabupaten Morowali padam mendadak.
"Pasien berlarian, panik karena lampu padam," kata Rusli Suwandi, warga Kelurahan Bonesompe yang dihubungi wartawan dari Palu.
Hingga berita ini dibuat belum diketahui adanya kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah terasa sampai di Kota Palu, ibu kota Sulteng dengan lama guncangan berkisar 20 detik.
Sementara itu dari Morowali dikabarkan, masyarakat di daerah itu juga panik karena guncangan cukup kuat dirasakan masyarakat setempat.
"Tadi gempanya kuat sekali. Saya masih bertahan di rumah menjaga kemungkinan gempa susulan," kata Mauludin, salah seorang tokoh pemuda di daerah itu.
Dia mengatakan, pada saat gempa aliran listrik tiba-tiba padam mendadak, namun beberapa menit kemudian normal kembali.
"Masyarakat sempat panik. Banyak yang lari keluar rumah," kata Mauludin.