berita2.com (Palu, Sulawesi Tengah): Seorang pria bertubuh gemuk, berusia sekitar 50 tahun melakukan pelecehan seksual terhadap dua siswi kelas 1 sebuah SD di Palu, Sulawesi Tengah. Salah seorang siswi melakukan perlawanan dengan menggigit tangan pelaku. Pria itu kemudian menghilang
Adalah AR, 6, dan AN, 6, siswa kelas 1 SDN Inpres 2 Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Sulawesi Tengah (Sulteng), menjadi korban pelecehan seksual sekitar pukul 11.00 Wita pada Kamis (21/7/2011) pagi.
Menurut informasi di lokasi, kejadian itu bermula saat kedua korban sedang mencari salah seorang rekannya di gerbang sekolah. Lalu pelaku datang dan mengajak kedua bocah tersebut ke lapangan futsal yang terletak bersebelahan dengan gedung sekolah.
"Anak kami mengaku diajak ke kamar kecil lapangan futsal untuk menemui rekannya," kata AD, orang tua salah seorang korban, di lokasi, Kamis.
Saat sampai di lokasi, kedua korban mendapat perlakuan tidak wajar. Salah seorang korban berhasil meloloskan diri dengan menggigit jari pelaku dan membuka paksa pintu. Korban lainnya terperangkap di dalam ruangan.
Usai melakukan aksinya, pelaku yang memiliki ciri berbadan gemuk dengan usia diperkirakan 50 tahun meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki menujuh arah selatan.
"Saya sempat melihat pelaku keluar dari kamar kecil kemudian pergi menuju arah selatan," kata Lili, 36, salah seorang pedagang di lokasi.
Pihak sekolah yang mendengar kejadian itu langsung menghubungi orang tua korban dan melaporkan kasus tersebut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Palu. Korban kemudian menjalani visum di rumah sakit Bhayangkara Palu.
"Tim dokter menemukan beberapa tanda kekerasan, seperti di bagian tangan dan lengan korban. Tidak ada kerusakan pada alat kelamin korban," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Palu Ajun Komisaris Prasetya Sejati.