berita2.com (Surabaya, Jawa Timur): PT Pelindo III (Persero) Cabang Banjarmasin mulai menerapkan TI (Teknologi Informasi) secara terpadu. Hal itu, untuk kemudahan dalam pelayanan ke pengguna jasa.
"Seperti kegiatan teleconference yang rutin dilakukan dengan Kantor Pusat Pelindo III, salah satunya pada saat kegiatan rapat kerja perusahaan tahun 2012, semua pegawai dapat ikut menyimak langsung acara rapat itu," kata Humas Pelindo III Edy Priyanto, Senin (6/2/2012).
Tidak hanya media teleconference, lanjutnya, Pelindo III Cabang Banjarmasin juga mulai menerapkan Teknologi Informasi lain.
"Seperti EPB atau estimasi perkiraan biaya adalah salah satu teknologi informasi yang diterapkan guna mendukung pelayanan yang diberikan kepada pengguna jasa, dengan teknologi informasi EPB ini, pengguna jasa dapat melihat estimasi biaya yang dikeluarkan dalam menggunakan jasa
Pelindo III Cabang Banjarmasin," terang Edy.
Sementara itu, guna memantau keamanan dan kegiatan yang ada di lingkungan pelabuhan Banjarmasin, terdapat 18 titik CCTV yang beroperasi di TPKB, CDC/CCC, dan titik strategis lainnya, terlebih lagi Pelindo III Cabang Banjarmasin berencana menerapkan ISPS Code yang merupakan standart keamanan dalam menyelenggarakan usaha kepelabuhanan.
ARCHIS juga termasuk teknologi informasi yang sudah diterapkan di Pelindo III Cabang Banjarmasin, teknologi informasi ARCHIS ini digunakan untuk menyimpan database arsip , apabila terdapat arsip perjanjian yang akan berakhir jangka waktunya, maka ARCHIS akan memberikan informasi berupa notification yang langsung masuk ke email penanggung jawab arsip perjanjian.
Dengan bantuan teknologi informasi berupa ARCHIS ini, pekerjaan pengarsipan perjanjian akan lebih mudah dan dapat mengetahui apabila jangka waktu perjanjian akan berakhir.
Pelindo III Cabang Banjarmasin juga mencoba menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dengan cara menginformasikan secara nyata informasi kepelabuhanan.
"Dengan adanya penerapan teknologi informasi terpadu ini, diharapkan semua kegiatan Pelindo III Cabang Banjarmasin menjadi ringan, karyawan secara tidak langsung dapat terbantu dengan adanya penerapan teknologi informasi terpadu ini," pungkasnya. (Iskandar)















