berita2.com (Pontianak, kalimantan Barat): Gubernur Kalbar Cornelis bersama parabupati/wali kota se-Kalbar diagendakan akan hadir di Ketapang dalam pencanangan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM).
Pencanangan BBGRM dilakukan pada hari Kamis (28/4) besok di Desa Sungai Awan Kiri Muara Pawan. Menjelang kesiapan pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong se-Kalbar tersebut, Pemkab Ketapang telah mematangkan persiapan.
"Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten keempat menjadi tuan rumahbulan bhakti gotong royong masyarakat sejak tahun 2008 lalu," kata F Sungkalang, penjabat (Pj) Sekda Ketapang saat memimpin rapat kepanitiaan, Senin (25/4).
Selaku ketua panitia di tingkat kabupaten, Pj Sekda mengharapkan persiapan dilakukan dengan matang menjelang acarapuncak 28 April besok. Oleh karena itu, dia meminta kerjasama dan sinergi perlu ditingkatkan, sehingga kegiatan benar-benar dapat terlaksana dengan lancar.
Sungkalang mengharapkan setiap seksi yang telah ditunjuk untuk memanfaatkan waktu tersisa, untuk melengkapi kekurangan dan selalu berkoordinasi dengan antar instansi.Sementara itu, Kepala Badan PMD, Pemdes, PP, dan KB Kabupaten Ketapang Gunawan Setioso menuturkan bahwa bulan BBGRM diharapkan dapat terlaksana dengan maksimal. Apalagi, Kabupaten Ketapang selaku tuan rumah.
Karena itu diharapkan panitia di tingkat Kabupaten Ketapang dapat memberikan kesan terbaik kepada para tamu dan juga masyarakat. "Walaupun kegiatan ini lebih awal 2 bulan dari jadwal yang ditentukan," ujar Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut, Gunawan memohon bantuan kepada setiap SKPD yang terkait untuk menyinergiskan program kegiatannya dengan kegiatan BBGRM tahun 2011. Termasuk juga bantuan-bantuan yang akan diserahkan secara simbolis pada saat pencanangan BBGRM nanti.
"Dijadwalkan, selain mempercayakan BBGRM yang langsung 1 – 31 Mei 2011, juga akan meninjau pameran, menyerahkan bantuan secara simbolis, dan meninjau beberapa kegiatan yang telah dilakukan pra pencanangan serta temu wicara," ujar Kabag Humas Setda Pemkab Ketapang Muslimin dalam kesempatan terpisah.
Pentingnya membudayakan gotong royong ini dikarenakan dinilai sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang bertujuan meningkatkanpartisipasi masyarakat, dalam pembangunan. Perkembangan terakhir diakui bahwa budaya ini ternyata dirasakan mulai memudar.
Oleh karena itu, gotong royong sebagai alternatif baru dalam pemberdayaan masyarakat dalam bidang pembangunan daerah, sehingga Gubernur mencanangkan bulan bhakti gotong royong masyarakat. Sejumlah kegiatan yangakan dilaksanakan di antaranya rehab rumah, rehab rabat beton, bantuanbibit, dan lain-lain.















