berita2.com (Kalianda, Lampung): Sedikitnya 60 rumah dibakar dan 23 lainnya rusak berat dalam peristiwa kerusahan di Kalianda, Lampung pada Selasa 24/1/2012. Selain itu 8 sepeda motor dan 4 unit traktor juga ikut dibakar.
Kerusuhan tersebut berawal dari perselisihan antara kedua kubu yang saling bertikai sejak 22 Januari 2012. Ribuan orang mengamuk membabi buta di Dusun Napal, Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Lamsel sekitar pukul 12.30 WIB, kemarin (24/1). Akibatnya, 60 rumah ludes dibakar dan 23 lainnya dirusak.
Bukan itu saja, sebanyak 8 unit sepeda motor juga ikut dibakar massa, termasuk 4 unit traktor milik warga Desa Sidowaluyo. Sementara, di Desa Kota Dalam sekitar 5 rumah dan 10-an warung dirusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Hanya saja, Ismail (55) dan Erik (27) keduanya merupakan warga Desa Kota Dalam, Sidomulyo mengalami luka-luka. Ismail mengalami luka bacok kepala bagian depan sebelah kanan dan tangan kanan nyaris putus. Sementara Erik mengalami luka sabet pada kaki kiri bagian betis.
Keduanya kemudian dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moloek (RSUDAM) untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sebelum massa membabi buta di Desa Sidowaluyo, ratusan orang yang membawa berbagai jenis senjata tajam, mulai dari pedang, celurit, tombak menghampiri Desa Kota Dalam, Sidomulyo, sekitar pukul 09.00 WIB.
Di sana, aksi bentrok pun tak dapat dihindarkan. Beruntung, aksi itu dapat segera dilerai aparat kepolisian dan TNI yang sebelumnya telah berjaga-jaga di lokasi kejadian dan seputaran Kecamatan Sidomulyo.
Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, massa terus berkumpul dari berbagai daerah dan desa di Desa Kota Dalam, hingga akhirnya mencapai ribuan. Dengan membawa berbagai jenis sajam, mereka kemudian bergerak berjalan kaki dan menggunakan sepeda motor dan truk menuju Desa Sidowaluyo, yang berjarak sekitar 5 km dari Desa Kota Dalam.
Meski aparat kepolisian dan TNI telah berusaha melerai massa, namun amuk massa tak dapat terelakkan. Sampai di sana, massa langsung mengamuk dengan melempari rumah warga Desa Sidowaluyo baik dengan batu maupun bom molotof hingga rusak dan terbakar. Beruntung, pada saat itu rumah warga sudah dalam keadaan kosong. Karena telah mengungsi mengetahui desanya akan diserang.
Sebelum kerusuhan berlangsung, Bupati Lamsel, H Rycko Menoza, Kapolda Lampung, Brigjend Pol Jodie Rooseto, Komandan Korem 043 Garuda Hitam, Kolonel CZi Amalsyah Tarmizi berusaha menenangkan warga. Namun amarah warga tetap tidak dapat terelakkan. Sehingga kerusuhan pun tidak dapat terelakkan.
Kapolda Lampung Brigjend Pol Jodie Rooseto mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI baik dari Korem maupun Kodim. Ia juga mengatakan, pihaknya akan terus men-stanbdby-kan personelnya. Baik di lokasi kejadian ataupun perbatasan-perbatasan desa. Termasuk jalan-jalan tikus yang menghubungkan antardesa.
“Kami akan membentuk pos-pos pengamanan yang akan ditempatkan di pintu-pintu masuk desa. Baik dari Polres Lamsel maupun Polda Lampung hingga situasi benar-benar kondusif,” katanya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Jodie juga meminta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga persoalan ini tidak berkepanjangan. “Hendaknya tokoh-tokoh masyarakat juga dapat meredam pihaknya masing-masing,” imbuhnya.
Sementara, Danrem 043 Gatam, Kol Czi Amalsyah Tarmizi mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menjaga agar situasi kondusif dan kericuhan tidak meluas. Ia juga menegaskan, pihaknya telah menerjunkan 2 peleton anggota TNI Korem. Bahkan jika diperlukan, akan meminta bantuan anggota satuan Marinir.
“Petugas akan ditempatkan di perbatasan-perbatasan desa, pintu masuk atau keluar desa. Hingga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Ia juga meminta agar masyarakat saling menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Sehingga aksi kericuhan tidak meluas. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap mengungsi hingga situasi benar-benar kondusif.















