
berita2.com (Lampung): Entah kenapa, seorang bos memegang payudara dan kelamin sekretarisnya dari arah belakang. Si sekretaris kaget dan marah lalu melaporkan bosnya yang yang berprofesi sebagai notaris itu ke polisi. Sang bos mengancam akan melakukan laporan balik.
“Saya dipanggil untuk memperbaiki HP milik bos . Ketika saya sedang mengotak atik tiba-tiba dari belakang tangan bos saya memegang payudara dan kemaluan saya. Kontan saya kaget dan marah. Makanya saya melaporkan bos saya yang kurang ajar,” Hafsah (25).
Atas pelecehan seksual itu, Hafsah pun melaporkan bosnya berinisial Hel (47) tahun itu ke Polresta Bandar Lampung pada Selasa sore 17/1/2012. Menurut pengakuan Hafsah, peristiwa itu terjadi pada hari itu sekitar pukul 10.00 di kantornya di Jl. P. Diponegoro Np. 78 Sumur Batu, Telukbetung Utara, Bandarlampung. Peristiwa itu disaksikan seorang temannya bernama Marlina.
Kapolresta Bandarlampung, Kombes. Pol. M. Nurochman membenarkan adanya laporan pelecehaan seksual tersebut. “Untuk mengusut kasus ini, kami masih melakukan pendalaman laporan korban, dan memeriksa saksi yang mengetahui pasti saat kejadian itu,” katanya seperti dikutip pos kota.
Lalu apa kata Hel? “Saya tidak melakukan tindakan itu, saya hanya mendidik. Saya akan lapor balik dia, dugaan pencemaran nama baik.”
Hel juga siap siap menjalani proses hukum dan tidak gentar atas tuduhan tersebut. “Negara ini negara hukum, saya siap menjalani proses hukum dan menjalani pemeriksaan. Nanti kita buktikan saja siapa yang benar,” ujarnya.















