berita2.com (Banda Aceh): Menjelang pesta demokrasi Pemilukada Aceh, Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh, Prof. DR. Darni M Daud MA, yang juga kandidat Calon Gubernur Aceh, meresmikan Rumah Riset Tahan Gempa, di perkarangan TDMRC, Ulee Lheue, Banda Aceh.
Tak tanggung-tanggung niat menjadi orang nomor satu di Aceh, kian diperlihatkan Darni. Semisal, plat mobil yang biasanya digunakan BL 7, berganti menjadi BL 1 QQ.
Dalam keterangannya di hadapan peserta, Darni, meminta siapapun yang terpilih menjadi Gubernur Aceh periode 2012-2017, mampu memikirkan rumah dhuafa seyogyanya tahan gempa, kata Darni.
“Siapapun yang terpilih nanti menjadi Gubernur Aceh, agar kualitas rumah dhuafa harus tahan terhadap gempa, karena, Aceh masih rawan terjadinya guncangan gempa,” katanya.
Darni menyebutkan, rumah tahan gempa berdasarkan hasil riset pihaknya mempunyai sejumlah kelebihan. Seperti pengawasan mutu, percepatan produksi dan pelaksanaan pembangunan.
Dalam pertemuan media dan konferensi pers itu, wakil walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, hanya diwakili Asisten II Setdako Banda Aceh, Drs, Ramli Rasyid, M.Si.
Melalui siaran pers yang diterima media ini, disebutkan, peresmian rumah riset tahan gempa, TDMRC Unsyiah, didukung oleh MDF dan UNDP DPRA, juga ikut melaksanakan workshop dan launching rumah riset tahan gempa itu.
Berbagai model rumah tahan gempa telah diusulkan dan dibangun di sejumlah daerah rawan gempa, dengan menggunakan bahan yang berbeda-beda. Namun, setiap model rumah tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. (Afrizal)















