berita2.com (Gunung Kidul, Yogyakarta): Perkembangan Reog ponorogo di kabupaten Gunung Kidul sampai saat ini sangat pesat dari Tahun ke tahun,Reog Ponorogo masuk Ke kabupaten Gunung Kidul dibawa oleh Ki Sulistyo Joyowiguno(Sesepuh Reog)yang merupakan orang asli Gunung kidul tepatnya dari Kecamatan Tepus Desa Sidoharjo yang memperdalam kesenian Reog di Ponorogo.
Menurut Ki Sulistyo,”Reog merupakan kesenian yang harus dilindungi oleh Indonesia dan dari kesenian ini kita dapat berkumpul serta bercengkrama bersama sama , karena Reog mempunyai Slogan(Motto) Senyum sepenuh Hati adalah Pusaka Warok Sejati,selain itu Reog mempunya arti dari nama Reog sendiri yaitu Rukun Eling Yakin ono Gunane.”jelas Ki Sulistyo
Reog Ponorogo sendiri dibawa masuk Ke kabupaten Gunung Kidul pada tahun 1990 dan sampai saat ini sudah tersebar di 8 Kecamatan yang ada Di kabupaten Gunung Kidul dan sudah mempunyai anggota 60 orang namun yang aktif untuk pentas 40 orang.
Ki Sulistyo menambahkan,”reog didirikan oleh sesepuh reog terdahulu bertujuan untuk melindungi orang orang yang lemah dan memperjuangkan orang yang tertindas serta Reog bukanlah Ilmu Hitam tapi Reog merupakan ilmu kesenian yang ingat tentang adanya Tuhan Yang Maha Esa.
Kalu bisa dari pemerintah sendiri dapat memfasilitasi perkembangan Reog untuk kedepannya karena secara tidak langsung dengan adanya Reog masyarakat dapat merasakan Kesehatan saat berlatih terus dan dapat memberikan kegiatan positif untuk menambah penghasilan.” tambah Ki Sulistyo. (arief)