press release/siaran pers kirim ke rilis@berita2.com

berita2.com Rabu, 23 Juli 2014

You are here: Home Daerah Yogyakarta Visi Misi Kuwat Indriyanto, Cawalkot Jogjakarta

Visi Misi Kuwat Indriyanto, Cawalkot Jogjakarta

E-mail Cetak PDF

berita2.com (Yogyakarta): Pemaparan visi misi Cawalkot(Calon Walikota)Kota Jogja pada tanggal 5 Maret lalu, berlangsung di hotel Ruba Graha jl.Mangkuyudan Jogjakarta,salah satu Cawalkot yang diusung Koalisi Mataram(gabungan dari 13 partai Non Parlemen) M.Kuwat Indriyanto yang merupakan seorang Profesional.

Dalam pertemuan itu M.Kuwat Indriyanto mengatakan,”pertemuan ini baru konvensi tahap Chemistry,sedangkan yang didukung dari koalisi Mataram ini ada 3 orang termasuk saya salah satu nya.dengan niatan untuk memperjuangkan dan mengembangkan potensi yang ada saya berharap dengan dukungan koalisi ini saya dapat memberikan yang terbaik buat kota Jogja bersama dengan Calon walikota yang akan kami usung.

Untuk itu,pemaparan Visi Misi ini sebagai tolok ukur untuk terus maju, karena dengan Visi Misi ini saya akan tetap berjuang sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat luas di Yogyakarta,untuk itu dukungan dan doa dari masyarakat saya harapkan.

Dan demi semua itu saya sudah mempersiapkan segalanya lahir batin,toh ini juga demi masyarakat yang butuh semua perhatian kesegala arah.” jelas Kuwat yang pada tahun 2005 lalu menerima Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dari Presiden RI.

 


VISI & MISI MEMBANGUN

KOTA YOGYAKARTA

2011-2016

Oleh

H. KUWAT INDRIYANTO

Bakal Calon Wakil Wali Kota Yogyakarta 2011-2016

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.








BAB I

KOTA YOGYAKARTA “SELAYANG PANDANG”

A.  FAKTA-FAKTA TENTANG KOTA YOGYAKARTA

Kutha Ngayogyakarta yang merupakan nama asal dari “ Kota Yogyakarta”, atau lebih sering pula ditulis sekaligus dibaca “Jogjakarta”, atau dalam sebutannya yang sangat singkat “Jogja” merupakan bagian dari wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang sangat penting. Meskipun luas wilayahnya hanya 3.250 ha, Kota Yogyakarta ini telah memainkan perannya yang penting dan strategis sejak awal berdirinya pada akhir abad 16. Uniknya, sejarah panjang Kota Yogyakarta ini terbilang tidak terputus sampai sekarang. Ini semakin menguatkan identitas Jogja sebaga kota yang sangat bersejarah.

Kota seni budaya

Adanya situs-situs kuno, artefak dan peninggalan-peninggalan produk sosial-budaya-politik masa lalu, serta capaian karya seninya yang cukup tinggi dan masih hidup sampai sekarang menjadikan pula Jogja sebagai kota seni budaya. Atmosfir kehidupan  seni budaya ini telah demikian kondusif sejak dahulu dan masih terasa sampai sekarang. Bisa dimaklumi bila di kota inilah para seniman mencuatkan namanya dari mulai kelompok seni tradisi,  rakyat, klasik hingga seniman modern .

Kota pariwisata

Atmosfir kehidupan demikian kiranya yang telah mengundang banyak orang untuk datang “menikmati” kekayaan Jogja yang khas yang tidak dijumpai di lain tempat dimanapun di dunia. Tiap saat lalu lalang kendaraan dalam rombongan besar, kecil dari luar daerah memasuki Jogja atau  bersamaan dengan itu para pelancong mancanegara memenuhi keraton, jalanan kampung, menyusuri Malioboro, galeri-galeri seni adalah pemandangan biasa yang menunjukan betapa Jogja telah tumbuh sebagai kota pariwisata.

Pesonanya masih demkian kuat bagi siapapun untuk singgah selama beberapa hari untuk menikmati segala kekayaan yang ada. Bagi wisatawan asing khususnya, Jogja menjadi “pintu gerbang” taman sari kebudayaan dan kehidupan masyarakat Jawa  dimana berbagai karya budaya tersaji untuk dinikmati, dipelajari mulai dari kraton dengan seisinya, keseniannya yang begitu kaya, tanpa kecuali kulinernya yang makin marak dengan cita-rasa khasnya.

Kota Pendidikan & Ilmu Pengetahuan

Dunia pendidikan tidak jauh beda. Sejak lama dan hingga saat ini institusi pendidikan di Jogja khususnya perguruan tingginya masih menjadi orientasi yang cukup menarik minat banyak pelajar dari berbagai penjuru daerah di tanah air. Pergantian tahun ajaran baru merupakan momen-momen cukup penting masuknya begitu banyak pelajar ke Jogja untuk kemudian menetap selama beberapa tahun menjalani studi. Kenyataan ini secara langsung mendudukan Jogja sebagai kota ilmu pengetahuan.

Meminjam ungkapan para dalang, Jogja menjadi demikian gemah ripah karena banyaknya orang luar atau asing untuk menjalani aktivitas ekonomi serta “merasa betah” tinggal dan menetap hidup jejel riyel aben cukit tepung taritis sehingga Jogja yang luas katingal rupak (nampak sempit).

Nilai-nilai kehidupan dan kearifan masyarakatnya yang terus terpelihara turut membentuk karakter kehidupan sosial Jogjakarta demikian pluralis, besar toleransi dan tenggang rasanya kepada  sesama.yang sudah demikian heterogen warna asal budayanya.

Jogja dalam perkembangannya tak ubahnya sebagai “Indonesia Mini” dimana masyarakat dari berbagai etnik dan suku bangsa di tanah air ada di Jogja.

B. TANTANGAN PROBLEMATIK  JOGJA SAAT  INI

Jogja yang cenderung kian metropolis dalam perjalanannya melahirkan tantangan problematis yang kontra-produktif sifatnya dan memerlukan perhatian yang cermat dan cerdas. Tantangan dimaksud yang membutuhkan perhatian dan penanganan cermat meliputi dua hal pokok:  kependudukan dan  pergeseran nilai.

KEPENDUDUKAN

Sampai tahun 2009 jumlah penduduk tercatat sebesar 455.946 jiwa atau naik sebesar 2,62% atau sebesar 11.710 jiwa dari tahun sebelumnya. Angka tersebut secara faktual ternyata menempatkan Kota Yogyakarta pada urutan ke dua sebagai kota terpadat di Indonesia setelah Jakarta Pusat. Tingginya angka kepadatan penduduk ini di satu sisi merupakan keberhasilan pemerintah kota dalam hal pelayanan kesehatan kepada warganya sehingga angka kematian bisa ditekan sementara angka harapan hidup semakin panjang. Di lain hal, kepadatan penduduk ini juga diakibatkan oleh urbanisasi yang terus berlangsung sampai saat ini.

Tanpa kebijakan yang tepat, tingkat kepadatan penduduk yang tinggi ini bisa membawa berbagai efek yang kompleks mulai dari pengangguran, anak-anak terlantar, tindak kriminal, kemiskinan,  dan lain-lain termasuk soal kesehatan. Tercatat sekarang ini Jogja menempati urutan ke 3 sebagai kota endemi DBD.

BENTURAN NILAI SOSIAL BUDAYA

Pada kenyataannya impian dan harapan banyak orang, terlebih masyarakat Jogja sendiri tetap bisa mempertahankan nilai-nilai sosial budayanya dalam perjumpaannya dengan berbagai nilai-nilai sosial budaya asing yang masuk melalui  berbagai lini. Perubahan yang niscaya terjadi tidak serta kemudian menghilangkan identitas Kawula Ngayogyakarta yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan (nguwongke) terhadap sasamaning dumadi (sesama hidup) dan perdamaian demi  keindahan dan keselamatan dunia (mangayu hayuning bawana). Nilai-nilai luhur ini tercermin salah satunya lewat sikap tepa-salira, guyub-rukun dalam keseharian masyarakat  Kota Yogyakarta.

Nilai-nilai luhur ini idealnya tidak terpisahkan dengan ekspresi materialnya seperti corak/ornamen batiknya, tariannya, keindahan rupa dan pertunjukkan wayangnya, karawitannya dan masih banyak lainnya. Namun perubahan sosial global yang membukakan masuknya nilai-nilai baru kenyataannya telah ikut menggeser nilai-nilai tersebut yang perlahan tapi jelas semakin memarginalkan nilai-nilai sosial budaya yang dijunjung tinggi sebelumnya. Sebuah pekerjaan rumah yang harus dipikirkan pula jalan keluarnya.





BAB II

VISI MISI dan PROGRAM KEBIJAKAN STRATEGIS


    • Yogyanira kang para pajurit, lamun sira sami anulada, duk ing nguni caritane,  andelira sang prabu, sasrabahu ing mahespati, aran patih suwanda lelabuhanipun, kang ginelung tri prakara, guna kaya purun ingkang den antepi, nuhoni trah utama (Dhandanggula, Serat Tripama )

A. VISI dan MISI

Merespon keadaan faktual dengan tetap memperhatikan aspek-aspek historis, budaya dan kearifan masyarakatnya di tengah perubahan sosial yang cukup dinamis, pembangunan kota Yogyakarta seyogyanya masih mengacu pada visi : “Terwujudnya Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan yang berkualitas, Pariwisata yang berbudaya, pertumbuhan dan pelayanan jasa yang prima, ramah lingkungan serta masyarakat madani yang dijiwai semangat Mangayu Hayuning Bawana”.

Orientasi visioner tersebut selanjutnya dijabarkan melalui misi berikut :

    Menjadikan dan mewujudkan lembaga pendidikan formal, non formal dan sumber daya manusia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan tehnologi serta kompetitif dalam rangka mengembangkan pendidikan yang berkualitas.

    Menjadikan dan mewujudkan pariwisata , seni dan budaya sebagai unggulan daerah dalam rangka mengembangkan kota sebagai kota pariwisata yang berbudaya.

    Menjadikan dan mewujudkan Kota Yogyakarta sebagai motor penggerak pertumbuhan dan pelayanan jasa yang prima  untuk wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan .

    Menjadikan dan mewujudkan masyarakat yang menyadari arti pentingnya kelestarian lingkungan yang dijiwai semangat ikut memiliki/handarbeni.

    Menjadikan dan mewujudkan masyarakat demokrasi yang dijiwai oleh sikap kebangsaan Indonesia yang berketuhanan, berkemanusiaan yang adil dan beradab, berkerakyatan dan berkeadilan sosial dengan semangat persatuan dan kesatuan

Visi dan misi diatas telah menjadi landasan kerja Pemerinatahan Kota Yogyakarta selama ini yang secara umum sudah cukup tepat sehingga perlu diteruskan untuk menjaga kesinambungannya demi kemajuan kota Yogyakarta yang signifikan pada masa-masa berikutnya. Mengapa harus demikian ?

Pembangunan harus berkesinambungan sehingga ada kontinuitas kebijakan yang terus terjaga. Ini sangat mendasar tujuannya: pertama untuk bisa mengukur tingkat keberhasilan dan kemajuan yang telah dicapainya dalam satu kurun waktu atau periode kepemimpinan. Kedua Ukuran yang jelas ini tentunya juga akan membantu usaha-usaha pembenahan, perbaikan atau bisa jadi koreksi atas impementasi kebijakan pemerintah yang terbukti kurang berhasil, gagal atau bisa jadi belum berjalan. Ketiga memudahkan perencanaan dan pengelolaan anggaran sekaligus menekan terjadinya pengeluaran yang tidak berarti dan kurang signifikan.

Upaya ini menuntut kearifan dan ketulusan dari tiap pasangan pemimpin untuk tidak memaksakan ego pribadi yang kadang lebih untuk sekedar mendapatkan “nama” dan “popularitas” di mata publik semata.


B. PROGRAM “PANCA KRIDA” Membangun Kota Yogyakarta

Program Kerja Pembagunan Kota Yogyakarta terdiri dari 5 agenda kerja utama yang disebut sebagai Panca Krida, meliputi :

Krida Pertama Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Pendidikan

    Penuntasan program wajib belajar 9 tahun

    Penguatan Kurikulum : penambahan mata pelajaran budi pekerti, penambahan jam pelajaran agama (utk sekolah negeri), narkotika, dan perpajakan

    Program ekstra kurikuler : Kunjungan Museum, Sister School LN/DN, dan pengenalan soft skills

    Peningkatan kualitas Guru dan penguatan SMK

    Partisipasi Masyarakat dan Pengusaha

Krida Kedua Peningkatan Kualitas dan Pemerataan Kesehatan

    Peningkatan Jamkesmas

    Peningkatan peran Puskesmas dan Posyandu

    Memperluas cakupan SEGO SEGAWE bagi PNS instansi Vertikal dan Pegawai Swasta

    Mengintensifkan Car/Motor Free Day dan memperbanyak Taman Kota

    Program Satu Rumah Satu Pohon dan pencegahan penyakit endemi, misal DBD dll

Revitalisasi dan pemeliharaan infrastruktur objek wisata dengan peningkatan alokasi APBD

    Penataan infrastruktur dan suprastruktur sektor pendukung pariwisata, membentuk Forum Pelaku Pariwisata : Dinas Pariwisata, PHRI, ASITA, POLRI dll

    Membentuk BUMD yang khusus mengelola sektor Pariwisata secara Profesional dan Profitable

    Penyusunan perda seni budaya sebagai upaya melakukan revitalisasi kehidupan seni budaya

Krida Keempat Reformasi Birokrasi dan Penguatan Otonomi Daerah

    Restrukturisasi Organisasi (Flat Organization) SKPD

    Penguatan Nilai - Nilai Budaya Organisasi

    Peningkatan kualitas SDM dan IT

    Sistem Penggajian Berbasis Kinerja (SKBK)

    Implementasi Reinventing Government

Krida Kelima Penguatan Fondasi Ekonomi Rakyat (Kewirausahaan) dengan penciptaan iklim usaha yang kondusif

    Identifikasi dan Penghapusan retribusi dan pungutan daerah penghambat perekonomian

    Mendorong pertumbuhan wirausaha baru dan pembinaan UMKM

    Perlindungan dan penataan Pasar Tradisional & PKL

    Pola Bapak Asuh dan pendayagunaan CSR

    Partisipasi Masyarakat dan Pengusaha



BAB III

PEMBIAYAAN & PARADIGMA “ (GOOD) GOVERNANCE”

DALAM SISTEM OTONOMI DAERAH

    OTONOMI DAERAH

Otonomi daerah sebagai bagian dari upaya pemberdayaan pembangunan, de facto ternyata belum sepenuhnya membawa dampak yang positif untuk sebagian besar pemda tingkat II pada umumnya. Namun hal ini bukanlah justifikasi bahwa otonomi telah gagal. Otonomi daerah sesungguhnya merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pemda tingkat II untuk berkreasi dan berinovasi dalam menjalankan program pembangunannya sesuai dengan karakter dan potensi daerahnya masing - masing.

Dalam banyak kasus, otonomi daerah telah menumbuhkan ekses tumbuhnya semangat primordial dan munculnya 'raja-raja kecil' yang kurang memahami maksud dan tujuan otonomi secara utuh dan komprehensif. Ini disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang filosofi otonomi daerah bagi sebagian besar kepala daerah maupun elit politik lokal yang direpresentasikan oleh anggota dewannya.

Otonomi daerah sebagai pelimpahan kekuasaan dan wewenang dari pemerintah pusat sebagaimana dituangkan dalam UU tentang Pemerintah Daerah, sesungguhnya merupakan berkah bagi pemda yang bersangkutan untuk lebih mendayagunakan dan memberdayakan seluruh potensi lokalnya bagi percepatan pembangunan didaerahnya masing - masing. Dengan legitimasi undang- undang inilah, daerah tingkat II diberikan kewenangan dan keleluasaan untuk menciptakan inovasi, kreasi dan program pembangunan yang sesuai dan cocok untuk wilayahnya masing - masing tanpa terbelenggu oleh ketersediaan anggaran dan program dari pemerintah pusat sebagaimana terjadi pada era orde baru periode sebelumnya.

Untuk mendukung pencapaian otonomi daerah sebagai satu kesatuan maka pemerintah pusat pun, sebagai bagian dari politik penganggaran telah meluncurkan kebijakan perimbangan keuangan pusat dan daerah melalui undang - undang pula. Dengan mekanisme perimbangan keuangan inilah, telah dialokasikan Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil Pajak (DBH), dan lain - lain sebagai implementasi pemerataan hasil pungutan yang dikembalikan ke daerah asal. Kebijakan ini sungguh merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kapasitas fiscal daerah serta mengembangkan unsur keadilan dalam pembiayaan pembangunan.

Implementasi undang - undang tentang pemerintah daerah dan perimbangan keuangan pusat - daerah sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan konsep otonomi daerah telah digulirkan sejak tahun 2001, hampir sewindu sudah. Paparan ini mencoba menguraikan permasalahan dan dampak yang muncul dari penerapan otonomi daerah selama ini pada pemerintah kota Yogyakarta. Sudahkah otonomi berdampak positif terhadap pelayanan kepada masyarakat ? Sudahkan otonomi memberi kan keleluasaan dan akselerasi pembangunan ? Semua aspek tersebut dapat terpetakan melalui profil penganggaran (APBD) yang dibangun dan dijalankan selama periode tersebut.

Fakta dan Data

Anggaran, dalam hal ini APBD merupakan produk politik antara  eksekutif dan legislative yang berisi tentang kebijakan pemerintah daerah yang akan dijalankan  selama periode  satu tahun ke depan sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan apa yang ingin dicapai dalam rencana strategis (renstra) pembangunan jangka menengah ( 5 tahunan ) nya. Oleh karena itu, APBD merupakan urat nadi bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan yang direncanakan. Dalam posisi ini, disamping memiliki dimensi fiscal policy, APBD yang memiliki dimensi management. Melalui APBD inilah kita bisa memotret tentang apa (rencana) yang akan dilakukan oleh Pemkot selama satu tahun, apa pula yang menjadi prioritas program pembangunannya, sekaligus menilai seberapa jauh pemerintah konsisten bertindak melaksanakan kebijakan dan program - program yang dicanangkannya.

PERKEMBANGAN APBD

Tahun 2009  s.d. 2011

(dalam jutaan )

Item 2009 % 2010 % 2011 %
Pendapatan

-PAD

-DBH

-Dana Perimbangan (+DBH)

-Lain - lain

Belanja Daerah

Belanja Langsung

    Belanja Pegawai

    Belanja Barang & Jasa

    Belanja Modal

Belanja tak langsung

    Belanja Pegawai

    Belanja Bunga

    Belanja Subsidi

    Belanja hibah

    Belanja Bantuan sosial

    Belanja Bagi hasil

    Belanja bantuan keuangan

    Belanja Tidak terduga

Belanja per Sektor Pilihan

    Perdagangan

    Pariwisata

703.967

135.107

56.810

507.653

61.207

824.038

338.990

85.414

155.274

98.302

485.048

403.319

459

-

33.068

40.201

8.000

14.371

6.236


19,19%

8,06%

72,11%

8,69%

41,13%

10,36%

18,84%

11,92%

58,86%

48,94%

4,01%

4,87%

0,09%

1,74%

0,75%

754.157

178.761

83.042

492.085

83.310

847.138

340.092

99.634

182.189

58.270

507.046

423.607

555

-

39.606

38.278      -

-

-

5.000

15.901

7.674


23,70%

11,01%

65,24%

11,04%

40,14%

11,76%

21,50%

6,87%

59,85%

50,00%

4,67%

4,51%

0,05%

1,87%

0,90%

795.008

220.260

61.457

499.559

93.187

889.772

358.545

96.246

190.946

71.352

531.226

439.225

235

-

48.093

35.671

-

-

8.000

17.645

6.992


27,70%

7,73%

62,83%

11,72%

40,29%

10,81%

21,46%

8,01%

59,70%

49,36%

5,4%

4,00%

0,89%

1,98%

0,78%

( Disarikan dari berbagai sumber )


LANDASAN TEORI DAN FILOSOFI

Filosofi dari penyelenggaraan otonomi daerah adalah semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat lokal. Oleh karena itu sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya tingkat pelayanan publik (public goods)  dan  pengaturan publik (public regulatory) yang demokratis dan pro masyarakat. Kedua output itu dihasilkan oleh pemerintah daerah melalui tugas - tugas, kewenangan dan kebijakan yang dijalankannya sejalan dengan semangat otonomi dan desentralisasi, yang  meliputi pelayanan kebutuhan pokok (basic services) dan pelayanan pengembangan sector unggulan (core competency) . Tentu saja , muaranya adalah meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat.

Itulah pokok - pokok yang terkandung dalam uu no 34/2004 tentang Pemerintah Daerah dan peraturan perundangan turunannya.

Untuk menjalankan seluruh tugas, kewenangan dan kebijakannya itu pemerintah daerah ditopang dengan anggaran belanja daerah yang lazim disebut dengan APBD. Dalam APBD itulah tergambar dengan jelas dari mana budget bersumber dan untuk apa dana - dan terbelanjakan. Dalam konteks ini maka kebijakan anggaran menempati fungsi yang sangat strategis terkait dengan filosofi otonomi daerah tersebut. Apakah APBD yang disusun sudah sepenuhnya mengarah pada terciptanya kesejahteraan masyarakat melalui penetapan portofolio yang adil dan proporsional terhadap dampak pelayanan publiknya. Fungsi - fungsi strategis inilah yang hendak kita uji, seberapa jauh APBD Kota Yogyakarta sebagai produk penganggaran ( selama ini ) telah diabdikan untuk sebesar - besar kebutuhan pelayanan masyarakat baik yang bersifat mandatori/obligatory maupun core competency-nya.

Berikut analisis yang bisa kami sampaikan untuk memperjelas mekanisme yang ada menyangkut kebijakan keuangan daerah yang tentunya perlu kita ketahui bersama :

    ANALISIS  KAPASITAS FISKAL

    Kapasitas fiskal adalah potensi penerimaan yang dimiliki oleh suatu daerah (pemda) yang diukur berdasarkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) , yaitu dana yang bersumber dari Pendapatan APBN yang dialokasikan kepada Daerah berdasarkan angka persentase untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi. Secara umum DBH bersumber dari pajak ( PBB, BPHTB, PPh OPDN dan PPh Pasal 21 ) dan Sumber Daya Alam ( Kehutanan, Pertambangan Umum, Perikanan, Pertambangan Minyak Bumi, Pertambangan Gas Bumi dan Pertambangan Panas Bumi ).

    Berdasarkan data APBD 2009, 2010 dan 2011 besarnya kapasitas fiskal Kota Yogyakarta adalah sejumlah Rp. 191.917, Rp. 261.803, dan Rp.281.717   juta berada di atas rata-rata kapasitas fiskal pemda II di wilayah Pemprop DIY sebesar Rp.  122.145 juta (2009) dan wilayah Jawa pada umumnya tetapi masih dibawah Pemda Sleman dan Kota Semarang. Secara umum kondisi ini berarti tidak menimbulkan permasalahan yang serius. Bahkan posisi Kota Yogyakarta termasuk kategori menengah ke atas kapasitas fiskalnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa kapasitas fiskal Kota Yogyakarta tidak dalam posisi sebagai kendala/handycap dalam penyelenggaraan program - program pembangunannya.

    ANALISIS SEKTORAL

    Analisis sektoral dilakukan untuk menguji konsistensi kebijakan pemerintah daerah antara poldas, propeda, repeteda hingga anggaran yang dibuat. Dengan analisis ini kita bisa menilai prioritas dan keberpihakan pemkot dalam menjalankan pembangunan untuk satu tahun ke depan. Dengan analisis ini pula kita bisa melihat sejauh mana anggaran telah dan akan diabdikan untuk kesejahteraan masyarakat melalui komposisi alokasi anggaran per sektor maupun per jenis anggarannya.

    Berdasarkan data APBD 2009, 2010, dan 2011 di atas  terlihat bahwa politik penganggaran belum sepenuhnya mendukung pemilihan prioritas sektor pariwisata dan perdagangan sebagai sektor akan dikembangkan oleh pemkot Yogyakarta sebagai sektor unggulan . Hal ini terlihat dari besaran anggaran untuk kedua sektor tersebut yang masih relatif kecil , yaitu dibawah 2 % untuk sektor perdagangan dan dibawah 1% untuk sektor pariwisata (Sebagaimana tercantum dalam tabel diatas).

    ANALISIS DAMPAK ANGGARAN TERHADAP KELOMPOK MASYARAKAT

    Analisis ini membantu menjawab pertanyaan siapa yang sebenarnya diuntungkan dan siapa pula yang dirugikan dari kebijakan anggaran yang disusun pemerintah kota. Analisis ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi apa saja konsekuensi dan dampak yang ditimbulkan oleh suatu pos anggaran bagi kelompok masyarakat tertentu.Dari data APBD 2009, 2010, dan 2011 tersebut masih terlihat konsentrasi penganggaran pada pos biaya tidak langsung ketimbang pos biaya langsungnya. Meskipun hal ini merupakan masalah bagi hampir sebagian besar pemda II secara nasional, mestinya Pemkot Yogyakarta memiliki framework untuk memperbaiki struktur penganggaran tersebut sehingga secara berkelanjutan mengarah pada keseimbangan anggaran yang baik bagi kesejahteraan masyarakatnya.

    ANALISIS ANTAR TINGKAT PEMERINTAHAN

    Analisis ini membantu kita dalam menguji pengaruh relasi antar tingkat pemerintahan terhadap kebijakan anggaran yang diambil. Apakah kebijakan penganggaran yang diambil Pemkot sudah selaras dan konsisten dengan kebijakan penganggaran yang diambil oleh pemprop maupun APBN secara nasional.

    Dalam konteks ini, berdasarkan visi dan misi yang dicanangkan oleh Pemkot dapat terlihat benang merah yang menunjukan adanya kesesuaian arah dengan visi dan misi Pemprop DIY. Yang masih menjadi titik evaluasi adalah seberapa jauh kesesuaian dan relasi tersebut didukung dengan kebijakan penganggaran yang selaras dan proporsional. Dalam hal ini masih terdapat beberapa poin yang harus kita lakukan penguatan dan penajaman.

    ANALISIS EVALUASI PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH

    Analisis EPPD ini merupakan alat bantu bagi pemerintah pusat dan masyarakat pada umumnya untuk mengetahui keberhasilan penyelenggaraan pemerintah daerah dalam memanfaatkan hak yang diperoleh daerah dengan capaian keluaran dan hasil yang telah direncanakan. Tujuan utamanya adalah untuk menilai kinerja pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kinerja untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan prinsip tata kepemerintahan yang baik. Ada 3 aspek yang dilakukan dalam evaluasi ini yaitu ;  kesejahteraan masyarakat,  pelayanan umum, dan  daya saing daerah. Muara dari ketiga aspek tersebut adalah pencapaian parameter tingkat kualitas manusia yang diukur dengan indeks pembangunan manusia ( IPM ).  Berdasarkan catatan yang ada IPM Kota Yogyakarta indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Yogyakarta pada tahun 2005 sebesar 77,7 dan pada tahun 2006 sebesar 77,8 yang membawa walikota mendapatkan anugrah MIPI award. Dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan pemerintah kota sudah sangat bagus terkait dengan pencapaian IPM ini. Sudah selayaknya diapresiasi, dipertahankan dan terus ditingkatkan oleh penggantinya.



    SUMBER-SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN KOTA YOGYAKARTA

Kiranya cukup jelas bahwa kebijakan pembiayaan tidak bisa dilepaskan dari semangat otonomi daerah. Dengan memperhatikan semua itu, pembiayaan untuk pembangunan Kota Yogyakarta bisa diupayakan melalui sumber-sumber berikut:

    OPTIMALISASI APBD (MANAJEMEN APBD)

    Peningkatan PAD dengan mempertimbangkan iklim usaha sesuai portofolio sektor

    Optimalisasi DBH PPh  21 dan PPh 25 OP

    Optimalisasi penerimaan BUMD

2. PENINGKATAN PARTISIPASI PENGUSAHA

    Menggandeng pengusaha dalam melakukan program pembangunan dengan membentuk Forum Pengusaha Yogyakarta

3. LAIN-LAIN - SWADAYA MASYARAKAT

    Melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat bahwa pembangunan adalah tanggung jawab bersama.

    KONTINUITAS KEBIJAKAN dan PERBAIKANNYA DI MASA MENDATANG

Kinerja Pemkot Yogyakarta selama ini sudah cukup baik namun masih tersisa ruang yang cukup bagi peningkatan dan optimalisasi pembangunan melalui manajemen penganggaran yang lebih baik lagi. Dengan manajemen APBD secara lebih akuntabel dan berbasis kinerja diharapkan upaya pemkot dalam menyejahterakan dan memberikan pelayanan bagi masyarakat di kota ini akan menjadi lebih optimal.

Beberapa ruang yang masih bisa dilakukan penguatan dan penajaman antara lain :

    Optimalisasi PAD dan DBH Pajak disesuaikan dengan potensi riilnya

    Penajaman dan peningkatan Anggaran bagi sektor unggulan (Pariwisata dan Perdagangan ) secara konsisten selaras dengan visi dan misinya

    Peningkatan porsi pos belanja langsung secara gradual dan konsisten dalam jangka panjang

    Efisiensi belanja tidak langsung secara bijaksana (khususnya belanja pegawai) dengan mengembangkan model Sistem Penggajian berbasis kinerja sebagai satu rangkaian proses reformasi birokrasi

    Dll










    Paradigma Good Governance

Browser Anda mungkin tidak bisa menampilkan gambar ini.

Good Governance dipahami sebagai praktek penyeleggaraan pemerintahan yang bersih jauh dari tindak korupsi, praktek mafioso dalam segala bentuknya yang bisa merugikan masyarakat. Good Governance menjadi isu utama sekaligus harapan masyarakat saat ini yang harus dikedepankan untuk menjamin keberhasilan pembangunan dan terjaganya tatanan sosial kemasyarakatan yang memadai.

Secara rinci, Good Governance dalam sistem otonomi daerah mensyaratkan adanya 10 aspek fundamental: partisipasi aktif masyarakat; penegakan hukum secara adil, transparansi dalam praktek penyelenggaraan pemerintahan, responsive terhadap setiap persoalan, adanya konsensus, berkeadilan dalam pelayanannya terhadap publik, terjaganya efektivitas dan efisiensi, akuntabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan, bervisi strategis dan keterkaitan antara bidang, departemen, bagian satu dengan lainnya.

Penjelasan UU No. 32 Tahun 2004 tentang OTONOMI DAERAH  itu sendiri cukup jelas kemana arah dari kebijakan yang telah digulirkan ini, yaitu

    Peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik

    Pengembangan kehidupan demokrasi, keadilan, dan pemerataan

    Pemeliharaan hubungan yang serasi antara pusat dan daerah serta antar daerah dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia










BAB IV

PRINSIP DASAR PERJUANGAN

Untuk mencapai semua itu, sudah barang tentu diperlukan perjuangan dan kerja keras. Saya menjamin diri saya pribadi untuk tidak menggunakan cara-cara yang jauh dari nilai-nilai demokrasi, atau norma, etika dan nilai-nilai luhur  masyarakat Kota Yogyakarta yang kita junjung tinggi.

Atas dasar itulah saya bersama pasangan BAKAL CALON WALI KOTA YOGYAKARTA nanti akan menempuh atau melakukan komunikasi, konsolidasi, persuasi kepada masyarakat dan semua pihak terkait dengan cara-cara  :

    WHITE CAMPAIGN

    EDUKATIF guna turut memelihara kehidupan demokrasi yang sehat;

    EFESIEN & EFEKTIF

    BERMANFAAT

    Sehat jauh dari praktek politik uang. Prinsipnya jelas POLITICAL  COST  “YES”, MONEY POLITIC “NO”


BAB V

PENUTUP

Berbekal ilmu pengetahuan, kemampuan yang saya peroleh selama masa berkarir di pemerintahan serta pengalaman di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan, termasuk dukungan penuh dari keluarga, saya memberanikan diri untuk maju dalam bursa bakal calon Wakil Walikota Yogyakarta  untuk periode 2011 - 2016.

Kepada para sepuh, pinisepuh hadirin dan segenap masyarakat Kota Yogyakarta, mohon perkenan dan dukungan secara penuh untuk melangkah menuju proses demokrasi yang  mulia ini.

Man Jadda wa Jada














CURICULUM VITAE

M Kuwat Indriyanto

Tempat Tgl Lahir  : Tegal, 8 Mei 1972

Agama   : Islam

Jabatan Terakhir : Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi III

Unit Kerja  : KPP Pratama Yogyakarta

Alamat   : Jalan Celeban UH 3/463 , Tahunan, Umbul Harjo-Yogyakarta

Pendidikan

1. SD - SMA di Tegal

2. D 3 STAN

3. S 1 FAKULTAS EKONOMI UI

3. S 2 FISIP UI

4. Magister Manajemen (MM) Universitas Satyagama

Keluarga

    Ki Dalang Suwarto (alm)-Ayah

    Hj. Harniti (alm)- Ibu

    Hj. Nurul Afifa,SP--Isteri

    Karina Nadhirah Paramastry (SMP N 2 Yogyakarta ) - anak

    Samantha Shafaa' Ratrikirana (SD Muh. Kauman) - anak

    Rakryan Hanif Paramanandana (TK ABA Kauman) - anak

Aktivitas & Jabatan

    Ketua Harian Paguyuban MASTEJO (Masyarakat Tegal Jogjakarta)

    Direktur Eksekutif Indeks Learning Society (ILS)

    Komisaris PT Parama Group

    Pengawas Koperasi Asongan Cipta Madani

    Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi III, DJP Kementerian Keuangan

Penghargaan  

    2005 dari Presiden “Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun”

    2009 dari Kepala Pusdiklat Pengembangan SDM-Kemenkeu “Peringkat II Diklatpim IV Angkatan 118 “

2010 dari Kakanwil DJP DIY “Pejabat Eseleon IV Terbaik”

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

BALI

Senin, simulasi tes CPNS di Denpasar

berita-beritadotcom: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara kembali akan melakukan simulasi tes CPNS sistem computer assisted test (CAT) di Denpasar, Bali. Simulasi yang tidak dipungut bayaran alias gratis ini akan dilaksanakan pada Senin 14 Juli 2014 di kampus Universitas Mahendradata Denpasar.Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Herman Suryatman mengatakan, seperti halnya di ...

Selanjutnya

Banten

Politikus PDIP pakai plat nomor palsu

berita-beritadotcom (Cilegon, Banten): Suhemi, anggota DPRD Cilegon ditilang Satlantas Polres Cilegon, Jumat (31/1/2014) malam. Politikus dari PDIP itu kena tilang lantaran diduga memakai plat kendaraan palsu atau bukan keluaran dari kepolisian. Demikian disiarkan Divisi Humas Polri"Dia menggunakan plat nomor palsu atau bukan keluaran dari Lantas, ya kita tilang. Untuk sementara STNK mobilnya kita amankan sebagai bukti pelanggaranya," ujar salah seorang ...

Selanjutnya

Jawa Timur

Kasus pengadaan Alkes, satu PNS lagi jadi tersangka

News image

berita-beritadotcom: Kejaksaan Negeri (Kejari) Mejayan (Kejari Kabupaten Madiun di Mejayan), kembali menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Dolopo, Kabupaten Madiun senilai. Rp 4,5 miliar. Dengan ditetapkannya satu orang lagi sebagai tersangka, dengan begitu jumlah tersangka menjadi tiga orang. Karena sebelumnya, Kejari telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus du...

Selanjutnya

Jawa Barat

Ternak ayam bangkok warga Pasir Madang, menggiurkan

News image

berita-beritadotcom: Pembangunan Purwakarta berkarakter sesuai pilihan Warga di berbagai bidang, sangat mendukung. Warga diharapkan berperan aktip sesuai bidang masing- masing, di pedesaan misalnya. Warga masyarakat dapat membangun lingkungannya dengan pesat, jika semua warga berperan aktif. Salah satu contoh, sektor peternakan ayam. Baik ayam potong, pedaging, maupun ternak yang dapat menghasilkan keuntungan untuk menghidupi dan mensejahterakan keluarga. Asep Sa...

Selanjutnya

Gorontalo

Anggota DPRD Gorontalo terlibat narkoba, Jaksa tuntut rehabilitasi

berita2.com (Jakarta): Anggota DPRD Gorontalo,Yamin Akuba terlibat menggunakan sabu seberat 0,467 gram dituntut rehabilitasi.Tuntutan tampa pemeriksaan saksi ahli kedokteran tersebut,dibacakan jaksa Iwan SH ( kejari jakbar red ) dihadapan ketua majelis hakim,Musari SH pada Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (23/11/2011 ."Menuntut terdakwa,Yamin Akuba telah terbukti bersalah menggunakan sabu tampa ijin,serta dijatuhi 2 tahun rehabilitasi," Ujar jaksa Iwan.Menurut jaksa Iwan diruangan ...

Selanjutnya

Sulawesi Tenggara

Gempa bumi guncang Toli-toli

News image

berita-beritadotcom (Jakarta): Gempa bumi berkekuatan sedang menguncang pada Selasa malam (3/7/2013. Belum diperoleh informasi tentang dampak dari gempa tersebutBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, gempa Mag:3.6 SR,03/07/2013-20:46:30 WIB,10 Km,Pusat gempa berada di darat 64 km Timurlaut Toli-toli. (iqra alfi za...

Selanjutnya

NTB

Di Laut Ampenan pohon kelapa ditancap ikan merapat

News image

Oleh: Yusuf Riaman berita-beritadotcom (Mataram, NTB): Rumah Apung yang bahan utamanya terbuat dari bambu itu nampak bergoyang mengikuti pergerakan permukaan laut sekitar bekas Pelabuhan Ampenan, wilayah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).Sepintas mirip bale-bale di tengah sawah. Rumah apung ini ukurannya sekitar 3x3 meter berada pada jarak lebih kurang 200 meter dari bibir pantai Ampenan. Pos...

Selanjutnya

NTT

Kejaksaan Kefamenanu kejar dalang kasus DAK

berita-beritadotcom: Indikasi penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan selama tiga tahun anggaran, 2008, 2009 dan 2011 yang semua dasar hukumnya baru disahkan tahun 2011 namun diduga ada kecurangan kian meruncing. Perbuatan Melawan Hukum (PMH)  sudah jelas terlihat. Hanya saja saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kefamenanu masih sementara berusaha untuk mengungkap dalang utama penyelewengan DAK dengan menginterogasi semua pihak ...

Selanjutnya

Kalimantan Tengah

Akhirnya Junaidi Akik Ditunjuk Plt.Sekda

berita-beritadotcom (Palangka Raya, Kalimantan Selatan): Bupati Pulang Pisau H. Achmad Amur, SH.,MH akhirnya menunjuk H.Junaidi Akik, SH.MM.MSi  untuk menduduki jabatan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah yang di tinggalkan H. Muhajirin,MP hijrah ke Kapuas  dalam rangka turut bertarung menjadi salah satu kandidat wakil Bupati bergandeng Ben Brahim dari partai Golongan Karya. Secara resmi penunjukan Akik dibarengkan dengan pelantikan pejabat struktural dilingkungan pemkab Pulang ...

Selanjutnya

Sumatera Barat

Danrem 032/Wbr berikan materi wawasan kebangsaan kepada 5.300 mahasiswa Unand

News image

berita-beritadotcom: Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Widagdo Hendro S. bersama Staf dari Jajaran Korem 032/Wirabraja memberikan materi Wawasan Kebangsaan yang meliputi NKRI, UUD 1945, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika kepada 5.300 mahasiswa/i baru di Auditorium Convention Hall Kampus Universitas Andalas (Unand), Limau Manis Padang, Sumatera Barat, Selasa (15/7/2014). Menurut Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Widagdo, kegiatan ini merupakan salah satu tr...

Selanjutnya

Jawa Tengah

Puluhan pemandu lagu di caffe dan karaoke diperiksa

News image

berita-beritadotcom (Kebumen, Jawa Tengah): Puluhan pemandu lagu (purel, PL) yang biasa bekerja di caffe dan tempat karaoke di Kebumen menjalani pemeriksaan kesehatan di Balai Caffe Ungu, Sabtu (8/2/2014).Kegiatan yang di gelar oleh komisi Penaggulangan AID Daerah (KPAD) Kebumen ini merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi penyebaran HIV / Aids di Kebumen. Demikian disiarkan Divisi Humas Polri.Menurut penilaian KPAD Kebumen, profesi pu...

Selanjutnya

Yogyakarta

Gunung Kelud sudah diramalkan akan meletus, sejak tiga bulan lalu

News image

berita-beritadotcom (Bantul, Yogyakarta): Gunung Kelud di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang meletus Kamis 13 Pebruari 2014 sekitar pukul 22.50 Wib, ternyata pernah diramal oleh pimpinan Padepokan Songgo Buwono Yogjakarta, Bunda Lia, sejak tiga bulan lalu. Menurut penuturan perempuan bernama lengkap Lia Hermin Putri ini, sekitar tiga bulan yang lalu, ia bertandang ke rumah juru kunci Gu...

Selanjutnya

Aceh

Rapor akuntabilitas kinerja di Aceh membaik

berita-beritadotcom (Banda Aceh): Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja pemerintah kabupaten/kota di Aceh dalam dua tahun terakhir menunjukkan peningkatan, Pemerintah kabupaten/kota yang akuntabel pada 2012 ada lima, meningkat menjadi tujuh pada 2013. Demikian juga dengan nilai rata-rata capaian meningkat dari 40,54 menjadi 43,83. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar mengatakan, hasil tersebut menunjukkan upaya penguatan akuntabilitas kinerja instansi ...

Selanjutnya

Sumatera Utara

Selasa, simulasi tes CPNS hadir di Medan

berita-beritadotcom: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biokrasi kembali akan menggelar simulasi tes CPNS dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Selasa (22/07). Kali ini kampus Universitas Sumatera Utara (USU) Medan Sumatera Utara giliran menjadi ajang  pengenalan sistem tes CPNS yang akan diterapkan di seluruh Indonesia tahun ini.Simulasi CAT di Ibukota Sumatera Utara ini merupakan putaran terakhir dari rencana road ...

Selanjutnya

Riau

78 prajurit TNI bergeser ke lokasi kebakaran di Dumai

News image

berita-beritadotcom (Pekanbaru, Riau): Komandan Satgas Penanggulangan Bencana (Dansatgas PB) Asap Riau yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Korem 031/WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan pergeseran pasukan guna membantu pasukan TNI yang sudah ada, dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Dumai dan sekitarnya. Menurut Dansatgas PB Asap Riau, pergeseran 78 Prajurit TNI adalah untuk memperkuat pasukan TN...

Selanjutnya

Jambi

Aktivis mahasiswa Unja kecam tindakan brutal Israel

berita-beritadotcom : Dukungan solidaritas dan rasa keprihatinan yang sangat mendalam seluruh negara-negara di dunia kepada derita bangsa Palestina saat ini, yang mana dukungan serupa juga meluas hingga ke tanah air, termasuk di wilayah Provinsi Jambi yang direspon beragam dengan reaksi keras dan kecaman melalui aksi unjuk rasa oleh kalangan intelektual mahasiswa muslim dari Universitas Jambi (UNJA), atas tindakan brutal ...

Selanjutnya

Sumatera Selatan

Panglima TNI tanam jagung dan kedelai perdana di Sumsel

News image

berita-beritadotcom (Palembang, Sumatera Selatan): “Bersama rakyat TNI kuat sebagaimana kebersamaan di masa perjuangan kemerdekaan. Untuk itu, TNI dan petani harus terus bekerjasama di lapangan bagi kepentingan rakyat seperti halnya kerjasama pengembangan pertanian jagung dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional”, demikian sepenggal sambutan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko pada acara tanam jagung dan kedelai perdana di Desa Pulau Kabel Kab. Ogan Il...

Selanjutnya

Bengkulu

Kejagung Pertimbangkan Banding Atas Putusan Bebas Gubernur Bengkulu

berita2.com (Jakarta): Kejaksaan Agung tengah mempertimbangkan pengajuan kasasi terhadap putusan bebas Gubernur Bengkulu (non aktif) Agusrin M Najamuddin oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.“Tentunya, sesuai  ketentuan upaya hukum itu akan kita pertimbangkan. Sekarang, kita tunggu dulu salinan putusan dan lalu ditentukan sikap,” kata Kapuspenkum Noor Rachmad menangapi putusan bebas perkara korupsi kas daerah Pemprov Bengkulu, Rabu 25 Mei 2011Menurut Noor, sesuai ...

Selanjutnya

Lampung

BBM mulai langka di Jalinsum

berita-beritadotcom (Bumi Ratu, Lampung): Bahan bakar minyak jenis premium mulai langka dan kehabisan stok dijalur lintas Sumatera (Jalinsum), seperti pemandangan Jum'at (10/05) pukul 11. 30 wib yang terlihat di SPBU Bumi Ratu Way Kanan Lampung.Para konsumen yang akan mengisi minyak kendaraannya, baik roda dua dan empat terpaksa kembali dengan tangan hampa. Terutama para pengguna jalan roda dua, hanya bahan bakar ...

Selanjutnya

Kep. Bangka Belitung

20 ton pasir timah diamankan, 9 orang ditangkap

berita-beritadotcom (Bangka Belitung): Direktorat Reskrimsus Polda Babel bersama dengan Polres Bangka berhasil mengamankan 20 ton pasir timah di sekitar Pantai Bedukang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka-Belitung (Babel).Seperti disiarkan Devisi Humas Mabes Polri, Kabid Humas Polda Babel, AKBP Riza Yulianto mengatakan penangkapan dilakukan Sabtu (18/1/2014) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, anggota kepolisian mendapat informasi diduga akan ada penyelundupan melalui ...

Selanjutnya

Kalimantan Timur

Panglima TNI Kunjungi perbatasan Kalimantan Utara

News image

berita-beritadotcom Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Ridwan, Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Marsda TNI Karibiyama, Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha dan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya melakukan kunjungan ke perbatasan Kalimantan Utara, Jumat siang (16/5/2014). Dengan me...

Selanjutnya

Kep. Riau

Menkopolhukam buka latihan bersama 18 negara

berita-beritadotcom (Batam, Kepri). Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto secara resmi membuka pelaksanaan latihan bersama yang diikuti 18 negara, di Ball Room, Swiss Belhotel, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu  (29/3/2014). Pembukaan latihan bersama (latma) bertajuk Multilateral Naval Exercise Komodo 2014 ini  ditandai dengan pemukulan gong oleh Menkopolhukam, dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan) Prof. Dr. Ir. ...

Selanjutnya

Kalimantan Barat

Ini kata Panglima TNI soal kesejahteraan di perbatasan

News image

berita-beritadotcom (Pontianak, Kalimantan Barat): Penanganan kawasan perbatasan tidak cukup dengan pendekatan keamanan, tetapi lebih efektif melalui pendekatan peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di perbatasan. Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat menjadi keynote speaker di seminar nasional yang mengambil tema "Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Ketahanan Nasional" pada Dies Natalis Untan Pontianak ke-55 di Universitas Tanjungpura, Ka...

Selanjutnya

Kalimantan Selatan

4 warga Banjarmasin tewas minum Miras oplosan

News image

berita-beritadotcom (Banjarmasin, Kalimantan Selatan): Korban meninggal dunia akibat menenggak minuman keras (Miras) oplosan di Pasar Batuah Banjarmasin terus bertambah, yakni semula tiga orang dan kini menjadi empat orang. Kepala Kepolisian Polsek Banjarmasin Timur, Kompol Wildan Albert Sik, di Banjarmasin, mengatakan hingga saat ini sudah empat orang yang meninggal dunia akibat minuman keras oplosan itu. Sebelumnya,korban yang dikabarkan tewas akibat minuman keras op...

Selanjutnya

Sulawesi Utara

XL salurkan SMS donasi banjir bagi masyarakat Manado dan Bekasi

berita-beritadotcom (Surabaya, Jawa Timur): Banjir yang melanda beberapa wilayah di Indonesia pada awal 2014 telah membangkitkan kepedulian masyarakat luas, termasuk pelanggan XL. Melalui program SMS Donasi yang dibuka pada 17-31 Januari, telah terkumpul Rp. 278,130 juta yang telah disalurkan kepada korban banjir di sejumlah wilayah, antara lain di Manado dan Bekasi. Untuk Manado, donasi ini untuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas ...

Selanjutnya

Sulawesi Tengah

Kasal gendong Balita, masyarakat Palu rindukan TNI AL

News image

berita-beritadotcom (Palu, Sulawesi Tengah):  Baru saja dua hari usai  digelarnya puncak peringatan Hari Nusantara (Harnus) 2013 di Anjungan Pantai Talise, tak sedikit masyarakat Palu yang terlihat bergerombol di beberapa sudut jalan yang berada di sepanjang Pantai Talise, Palu, Sulteng, sembari  mengelu-elukan Kepala Staf Angkatan laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Marsetio, maupun para prajurit TNI Angkatan Laut yang telah sukses dalam me...

Selanjutnya

Sulawesi Selatan

Jumat ini simulasi CAT di Unhas Makassar

berita-beritadotcom : Putaran kelima simulasi computer assisted test (CAT) akan dilakukan Kementerian PANRB di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Jumat ini (18/7/2014). Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana strategis pemerintah yang akan menyelenggarakan tes kompetensi dasar (TKD) Aparatur Sipil Negara, khususnya CPNS dengan sistem CAT.Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kementerian PANRB Tasdik Kinanto, untuk memberikan penjelasan terkait dengan seleksi ...

Selanjutnya

Sulawesi Barat

China Investasi Rp 1,2 Triliun di Sulawesi Barat

berita2.com (Mamuju, Sulawesi Barat): Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Barat, Harry Warganegara mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulbar dan BUMD Sulbar telah menandatangani kerja sama dengan investor China PT China Geogchoubou Group Company (CGGC).Ia mengatakan, di bawah kesepakatan itu PT CGGC bersedia mengucurkan dana sekitar Rp22 triliun untuk pembangunan tiga mega proyek infrastruktur di Sulawesi Barat di mana provinsi ...

Selanjutnya

Maluku

Ekspedisi NKRI 2014 koridor Maluku dan Maluku Utara berakhir

News image

berita-beritadotcom: Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Budiman selaku Inspektur Upacara pada Upacara penutupan Ekspedisi NKRI Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 di Pusdikpassus Batujajar, Bandung, Jumat ( 27/6/2014).      Ekspedisi NKRI 2014 yang menjelajah Maluku dan Maluku Utara  ini melibatkan 832 orang, sejak tanggal 6 Februari hingga 26 Juni 2014 terdiri dari TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Pemda dan tenaga ahli se...

Selanjutnya

Maluku Utara

Penculik Yudastira diamuk masa

berita-beritadotcom (Ternate, Maluku Utara): Seorang pria yang diketahui bernama Djamal Aziz, warga Desa Bajo Laluin, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Sabtu (1/2/2014) dihakimi warga Kelurahan Kayu Merah. Ia dituding sedang berupaya menculik seorang bocah bernama Yudastira (2,8), warga RT. 01 RW. 03, Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Kota Ternate Selatan. Demikian disiarkan Divisi Humas PolriPeristiwa bermula saat ibu korban melihat ...

Selanjutnya

Papua

Komandan OPM tewas ditembak di Tingginambut

berita-beritadotcom : Anggota TNI dari Batalyon Infantri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti Kodam XVII/Trikora yang bertugas di Tingginambut Puncak Jaya berhasil menembak mati Komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM), di Papua, Sabtu (7/6/2014). Kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 pagi, dimana pada saat kejadian prajurit TNI  sedang berpatroli di wilayah sekitar Tingginambut, Puncak Jaya, Papua. Dalam kontak tembak tersebut, prajurit ...

Selanjutnya

Papua Barat

Papua Barat diguncang gempa 5.0 SR

News image

berita-beritadotcom (Jakarta): Setelah beberapa daerah dalam satu hari terakhir, giliran Sorong, Papua Barat digoyang gempa. Gempa berkekuatan 5.0 SR itu, terjadi Senin (5/8/2013).Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa itu berkekuatan Mag:5.0 SR,05-Aug-13 03:20:00 WIB,10 Km,(12 km BaratDaya KOTA-SORONG-PAPUABRT )Sejauh ini belum ada laporan korban dan kerusakan akibat gempa tersebut. (iqra alfi za...

Selanjutnya

Berita Terkait